Rabu, 19 Februari 2020


Anggaran Pilkades di Sanggau Rp2,6 Miliar

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 288
Anggaran Pilkades di Sanggau Rp2,6 Miliar

Ilustrasi

SANGGAU, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar lebih dari APBD untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2020. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyatakat dan Pemerintahan Desa (DPM-Pemdes) Kabupaten Sanggau Siron mengatakan, alokasi anggaran dari APBD untuk Pilkades sebesar Rp2,6 miliar lebih itu diperuntukkan untuk cetak surat suara dan honor panitia tingkat desa. 

Ia menjelaskan, anggaran penyelenggaraan Pilkades tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga dari APBDes. 

“Jadi setiap desa yang menyelenggarakan Pilkades juga mengalokasikan anggaran desanya untuk Pilkades. Anggaran yang bersumber dari desa itu diperuntukan untuk pengadaan logistik Pilkades lainnya,” terang Siron.

Dari alokasi anggaran Rp2,6 miliar lebih itu, diakui dia, tidak termasuk untuk pengamanan dari Polres maupun Kodim 1204/Sanggau. 

“Tidak ada (anggaran pengamanan). Nanti pada saat pelaksanaan ada surat bupati untuk instansi dan OPD lainnya dalam kegiatan pengawasan dan pemantauan,” ujar Siron.

Pencetakan surat suara dan logistik Pilkades serentak tahun 2020, lanjut dia, akan dimulai pada Februari mendatang. 

“Sesuai jadwal, saat ini tahapan Pilkades serentak 2020 baru masuk tahapan pendaftaran calon kepala desa dan hari ini (kemarin, red) terakhir. Untuk cetak surat suara dan logistik akan dilakukan pada 20 Februari-20 Maret 2020,” katanya.

Untuk diketahui, Pilkades Serentak 2020 akan diselenggarakan di 72 desa Pemilihan dan pemungutan suara akan digelar pada 1 April 2020. Sedangkan tahapan Pilkades sudah berjalan sejak September 2019. 

Dimulai mulai dari pembentukan panitia Pilkades tingkat kabupaten, tingkat desa, pendataan calon pemilih sementara, validasi data pemilih, pengajuan rencana biaya pemilihan dan pendaftaran calon kades. 

“Kami juga sudah memberikan Bimtek kepada seluruh panitia Pilkades. Dan pendaftaran calon kades sudah berakhir pada 13 Januari kemarin. Pesertanya meningkat dari Pilkades tahun 2018 lalu. rata-rata 7-8 orang, bahkan ada yang sampai 10 calon per desa,” pungkas Siron. (jul/ien)

Surat Suara Dicetak Februari 

Sebelumnya, Kepala DPM-Pemdes Kabupaten Sanggau, Siron mengatakan, pencetakan surat suara dan logistik Pilkades Serentak 2020 mulai dilakukan pada Februari mendatang.

“Sesuai jadwal, saat ini tahapan Pilkades serentak 2020 baru masuk tahapan pendaftaran calon kepala desa dan hari ini (kemarin, red) terakhir. Untuk cetak surat suara dan logistik akan dilakukan pada 20 Februari-20 Maret 2020,” katanya.

Tahapan Pilkades serentak di 72 desa di Kabupaten Sanggau ini sudah dimulai sejak September 2019. 

“Mulai dari pembentukan panitia Pilkades tingkat kabupaten, tingkat desa, pendataan calon pemilih sementara, validasi data pemilih, pengajuan rencana biaya pemilihan dan pendaftaran calon kades. Dan kami juga sudah memberikan Bimtek kepada seluruh panitia Pilkades,” katanya.

Untuk pendaftaran calon kades, dijelaskan Siron, dilaksanakan selama 30 hari yang dimulai dari tanggal 30 Desember 2019 hingga 12 Januari 2020. 

Jika jumlah calon kades yang mendaftar tidak sesuai ketentuan, maka pendaftaran bisa diperpanjang selama tujuh hari. Sesuai jadwal yang sudah kita tetapkan, perpanjangan pendaftaran 13-19 Januari 2020.

Sementara tahapan selanjutnya, penelitian keabsahan dan kelengkapan administrasi calon yang dilaksanakan selama 14 hari, yakni 12-25 Januari 2020.  Setelah itu akan dilaksanakan penetapan calon dan nomor urut calon pada 27 Januari 2020.

Siron menyebut, untuk pembentukan dan penetapan jumlah TPS, sesuai jadwal akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni 18-20 Februari 2020. Sedangkan pembentukan dan penetapan PPS akan dilaksanakan pada 6-19 Maret 2020. Sementara untuk penyampaian visi dan misi calon kades akan dilaksanakan pada 28 Maret 2020. (jul/ien)