Misa Paskah di Paroki Santo Petrus dan Paulus, Kabupaten Sekadau

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 1507

Misa Paskah di Paroki Santo Petrus dan Paulus,  Kabupaten Sekadau
KHUSYUK- Ratusan umat Katolik Kabupaten Sekadau menggelar Misa Paskah di Gereja Santo Petrus dan Paulus, di Jalan Merdeka Selatan, Minggu (27/3). Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Sekadau pada kegiatan misa kedua. SUARA PEMRED / AKHMAL SETIADI MUSRAN
Ratusan umat Katolik dengan khusyuk mengikuti Misa Paskah di Paroki Santo Petrus dan Paulus Kabupaten Sekadau Jl Merdeka Selatan, Minggu (27/3). Tak sedikit para jemaat meneteskan air mata, seolah merasakan derita Yesus Kristus ketika disalib.

Misa Paskah di Gereja terbesar di Sekadau ini, dilaksanakan sebanyak dua kali. Pertama pukul 06.00 WIB dan misa kedua yang dipimpin Pastor Valentinus CP dimulai pukul 08.30 WIB. Pada Misa kedua, turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sekadau.

Dalam khotbahnya, Pastor Valen menuturkan, semua manusia pernah menjadi orang gagal, usahanya tidak berjalan sempurna, kemelut dalam hidup berrumah tangga dan pekerjaan selalu tidak beres.

"Dalam bahasa iman itu adalah jalan salib hidup kita, tetapi ini adalah syaratnya. Barang siapa yang mau mengikuti, hendaklah dia menyangkal diri dan menanggung salib setiap hari," ucapnya dalam khutbah.

Ia mengatakan, hal ini merupakan jalan yang memurnikan dan meneguhkan. Jika manusia berhenti dalam kesulitan, tidak akan ada kebangkitan. Artinya berbagai macam persoalan harus ditemukan solusinya.

"Orang katolik harus kreatif, cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati," ungkapnya.

Ia mengucapkan selamat hari raya paskah dan semoga kemenangan paskah membawa pembaharuan kebangkitan rohani dalam pribadi dan keluarga.

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius mengatakan, dalam menyambut perayaan Paskah ini, dirinya telah menjalani masa pantang dan puasa selama 40 hari, semata untuk mempersiapkan diri menyambut paskah yaitu sengsara, wafat dan kebangkitan tuhan Yesus Kristus.

Dan selama pekan suci mengenang dan memperingati perjalanan penebusan tuhan mulai Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan pada hari ini (kemarin, red) merupakan puncak kemenangan Kristus mengalahkan maut.

"Kristus bangkit dengan mulia, melalui sengsara dan perjuangan. Kita akan memperoleh kebahagian sejati dan melalui salib kristus kita memperoleh kebangkitan, kekuatan dan semangat baru dalam menjalani kehidupan sesuai dengan tema Paskah tahun ini, hidup pantang menyerah, tekun, ulet dan sabar," tuturnya.

Ia mengucapkan selamat merayakan Paskah kepada seluruh umat.
"Semoga dengan kebangkitan Tuhan Yesus memberi semangat dan menjadikan kita hidup pantang menyerah, tekun, ulet dan sabar. Sehingga kita semua dapat saling membantu dan berperan serta dalam proses pembangunan kabupaten yang kita cintai ini untuk mewujudkan Kabupaten Sekadau yang lebih baik dan maju," harapnya.

Sekretaris Daerah, Yohanes Jhon menuturkan, dalam bacaan tertulis bahwa sengsara Sang Juru selamat Yesus untuk mreubah kehidupan menjadi lebih baik.

"Saya mengajak mengubah pola hidup dan batin untuk lebih dekat dengan Kristus dan menyesal atas perbuatan yang dilakukan," ajaknya.

Atas nama pemerintah dan keluarga ia mengucapkan selamat hari raya Paskah.
"Tuhan senantiasa memberikan keselamatan dan jalan bagi kita dalam kehidupan sehari-hari," imbuhnya. (akhmal setiadi musran/bob)