Sabtu, 07 Desember 2019


DPRD Sekadau Minta Dinas Pertanian Selektif Beri Bantuan Alsintan

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1511
DPRD Sekadau Minta Dinas Pertanian Selektif Beri Bantuan Alsintan

Sejumlah alat pertanian yang ditertibkan pihak Kecamatan Belitang Hulu, belum lama ini. (SUARA PEMRED / AKHMAL SETIADI MUSRAN)

SEKADAU, SP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sekadau, meminta Dinas Pertanian setempat, selektif memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani yang benar-benar masih aktif. “Karena takutnya, jika dibantu, dalam prosesnya tidak mencapai harapan tentu akan susah mencapai kesejahteraan,” ujar Wakil Ketua Komisi C, Damre Sepejo, Rabu (27/4).

Dia juga meminta, agar bantuan Alsintan ini juga diinventarisir. Agar pemkab dapat menentukan efektivitas kelompok tani yang menggunakan alat tersebut. Menurutnya, bantuan di bidang pertanian ini, sangat penting menentukan kesejahteraan warga.

Maka itu selayaknya bantuan Alsintan yang diberikan rutin per tahunnya, harus dimanfaatkan dengan sebaiknya-baiknya. “Untuk ke depannya, saran saya, pihak dinas harus memberikan pelatihan kepada poktan sebelum penerimaan. Harus benar-benar digunakan secara efsien,” singkatnya.

Sebelumnya, Camat Belitang Hulu, Yapet Simon mengatakan akan menertibkan kelompok tani yang tidak memfungsikan Alsintan. Ini menurutnya harus dilaksanakan, lantaran setiap petani diminta meningkatkan hasil pertaniannya, melalui dukungan fasilitas dari pemerintah.
Terkait penertiban ini, pihak kecamtan telah menertibkan kelompok tani Menemak. Penertiban tersebut akibat Alsintan tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

“Tujuannya adalah sebuah pemahaman, supaya menghargai pemberian pemerintah. Sebab masih banyak kelompok lain yang memerlukannya. Sebab ini juga sesuai motto kecamatan, ‘Yang Lemah Ditolong yang Malas Tinggalkan’,” beber Yapet.

Dia memaparkan, Alsintan yang diamankan pihaknya, di antaranya satu unit Hand tractor  Yammar, Mini tractor Kobota unit, corr sller satu unit, drayer boxes satu unit, sumur bor dua buah.
“Penertiban seperti ini juga akan dilakukan pada kelompok tani lainnya jika tidak aktif,” tegasnya.


Maksimalkan Program
Sementara itu Pengurus BPP Belitang Hulu, Syamsu Musa membenarkan penertiban Alsintan milik kelompok tani, Dusun Engkubung, Desa Sediuk, Kecamatan Belitang Hulu, 20 April bersama tim eksekusi kecamatan.

"Kelompok yang mendapat Alsintan, jika lalai dan tidak dipergunakan dengan baik tentu akan ditertibkan,” ujarnya.


Dia meminta kelompok tani mengapresiasi bantuan ini. Dan ditindaklanjuti dengan mendayagunakan semua alat yang diberikan seefisien mungkin. Serta dapat dinikmati oleh seluruh petani.

Pemerintah pusat melalui Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Kecamatan  Belitang Hulu, pada 2008 lalu, memberikan bantuan Alsintan kepada beberapa  kelompok tani berdasarkan kontrak kerja  No. 0227/37/SPK/PRT/2008. Pada tanggal 8 Juli 2008.  Kelompok Tani Menemak, Dusun Sediuk, satu-satunya yang menerima.


Tokoh pemuda setempat, Anong meminta kelompok tani lebih maksimal menggunakan bantuan itu. "Jika terdengar poktan tidak memfungsikan, itu langsung dideteksi oleh Dinas Pertanian," jelasnya.

Menurutnya, program pemerintah harus dibuktikan dengan hasil yang nyata. Meskipun banyak ditemui kendala. "Seperti tidak optimal atau maksimal. Sehingga program itu bisa terealisasi dari pusat sampai daerah," pungkasnya. (akh/and) (akh/and)