PGD VII Sekadau, Gubernur Cornelis Minta Masyarakat Jaga Lingkungan

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 1211

PGD VII Sekadau, Gubernur Cornelis Minta Masyarakat Jaga Lingkungan
TEMENGGUNG ADAT DAYAK SAAT PEMBUKAAN PGD VII SEKADAU. (Suara Pemred/Akhmal Setiadi Musran)
SEKADAU, SP – Gubernur Kalimantan Barat, sekaligus Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Cornelis, membuka secara resmi kegiatan Pekan Gawai Dayak (PGD) VII, Kabupaten Sekadau di Betang Youth Center, Senin (25/7) petang. “Saya bisa datang ke sini, karena panitia sudah memintanya  sejak sebulan lalu,” ungkapnya.

Cornelis juga meminta maaf lantaran beberapa kali tidak dapat menghadiri PGD di Sekadau. Menurutnya, ketidakhadirannya tersebut bukan berarti tidak peduli, melainkan terbentur agenda lain. Namun, kali ini dia menyatakan secara khusus untuk meluangkan waktunya.

Dia meminta warga menjaga lingkungannya. Sesuai tema PGD berkaitan dengan lingkungan, yang merupakan wujud syukur terhadap panen padi. “Sesuai dengan temanya. Saya meminta kepada warga untuk tetap menjaga alam. Kayu-kayu jangan ditebang,” pintanya.

Dalam kegiatan ini, Cornelis juga memberikan secara simbolis kepada tetua adat di 7 kecamatan di kabupaten sekadau sebuah bibit kayu Langka.

Seperti kayu belian atau ulin, tengkawang, pohon pinang dan lainnya.
Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi Cornelis yang mau meresmikan PGD Sekadau. Dia sekaligus mengucapkan selamat atas keterpilihan Cornelis sebagai Presiden MADN.

“PGD ini merupakan rangkaian gawai yang telah dilaksanakan di kampung-kampung sejak Mei hingga pertengahan Juli ini,” ujarnya.

Selain itu, Rupinus juga turut memberikan apresiasinya kepada donatur dan semua pihak yang telah berpartisipasi mensukseskan gawai ini. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.

Sejumlah pejabat daerah, ikut hadir dalam pembukaan tersebut. Di antaranya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Bupati Sanggau dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau. Ketua DPRD Sekadau, Sanggau dan Sintang. Anggota DPR RI dan SKPD Provinsi Kalbar, serta SKPD Sekadau. (akh/and/sut)
 

Komentar