Rabu, 18 September 2019


DPRD Sekadau Pinta SKPD Perketat Pengawasan Proyek

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 719
DPRD Sekadau Pinta SKPD Perketat Pengawasan Proyek

Ilustrasi

SEKADAU, SP- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memperketat pengawasan terhadap pekerjaan yang dilakukan pengusaha atau kontraktor di lapangan. 

“Biasanya di sisa akhir tahun ini pekerjaan asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan,  meski banyak hal yang bisa saja menghambat seperti faktor cuaca. Namun, saya berharap mitra kerja dapat perketat pengawasan terhadap setiap pekerjaan fisik,” kata Lili Muri, anggota DPRD Sekadau, 

Lili mengungkapkan  biasanya banyak pekerjaan fisik tidak memperhatikan kualitas pekerjaan, sehingga belum setahun pembangunan sudah rusak, bahkan masih ada yang tidak selesai.  Selain itu, dia juga meminta masyarakat turut mengawasi pekerjaan proyek. Terhadap kontraktor yang tidak optimal, sebaiknya dievaluasi oleh pemerintah daerah. 

Menurut Lili Pemkab Sekadau terus menggiatkan pembangunan infrastruktur. Pada 2016,  setidaknya ada beberapa ruas jalan yang dibangun dengan anggaran terbilang besar.

Salah satunya ruas Jalan Gonis Rabu-Sengkabang Melayang dengan anggaran Rp 10 miliar dan Jalan Simpi-Tapang Pulau sebesar Rp18 miliar.  "Saat ini, akses dari kota Sekadau menuju Sungai Ayak sudah mulus. Hal ini mendapat apresiasi dari masyarakat," katanya.

Sementara,  Kepala Dinas PU dan Pertambangan Kabupaten Sekadau melalui Kepala Bidang Bina Marga, Heri Handoko mengatakan, menjelang tutup buku pihaknya berkali-kali telah memperingatkan kepada kontraktor untuk kejar target penyelesaian pekerjaan berdasarkan kontrak yang telah disepakati.

“Kita selalu monitoring setiap hari. Semua pekerjaan, termasuk fisik, akan kita evaluasi. Jika ada yang belum selesai, maka terpaksa kita lakukan pemutusan kontrak untuk tindakan selanjutnya” ujar Heri.

Adapun progres pengerjaan Jalan Gonis Rabu-Sengkabang Melayang dan Simpi-Tapang Pulau sudah 90 persen. "Ada sedikit yang belum diaspal," ujar Heri. (akh/bah)