Banom NU Sekadau Bersihkan Gereja

Sekadau

Editor sutan Dibaca : 903

Banom NU Sekadau Bersihkan Gereja
BERSIHKAN GEREJA – Sejumlah anggota Banom NU sedang membersihkan Gereja Katolik St Maria Berduka Cita di Dusun Ensaguk, Desa Semabi, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (23/12) pagi. (SP/Akmal)
SEKADAU, SP – Sikap toleransi antarumat beragama ditunjukkan sejumlah Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sekadau.  Yakni mengadakan bakti sosial (baksos) di Gereja Katolik Santa Maria Berduka Cita di Dusun Ensaguk, Desa Semabi, Kecamatan Sekadau Hilir , Jumat (23/12). 

"Ini merupakan hal yang bagus. Toleransi antarumat beragama sangat terasa. Kami sangat berterima kasih. Ini sangat luar biasa dan mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan," kata Matius Anyin, pemimpin umat kepada Suara Pemred. 

Banom NU antara lain GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU, dan PCNU Kabupaten Sekadau yang berjumlah dua puluhan orang.

Anyin berharap hubungan baik antara Kristen dan Islam di wilayahnya tetap terjaga sehingga tidak akan mudah terprovokasi. "Nanti ketika saudara kita yang beragama Islam di Desa Semabi ini merayakan hari besar keagamannya, maka kami siap bantu membersihkan masjid," ungkap  Anyin. 

Sementara Koordinator Baksos, Tambong Sudiyono mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai penghormatan Banom NU terhadap umat Kristiani yang akan merayakan di gereja tersebut dan mengukuhkan harmoni antarumat beragama. “Kami berniat menjaga keharmonisan dan meningkat persatuan antar sesama umat beragama di Sekadau," kata Abong, sapaan akrabnya.

Menurutnya, Banom NU di Sekadau selalu melaksanakan kegiatan baksos membersihkan rumah ibadah, baik masjid, gereja maupun vihara (pekong) saat menjelang perayaan keagamaan. “Kita tentu harus menebarkan rasa persatuan dan kesatuan antarmanusia karena kita adalah Indonesia yang berbudaya dan beretika. Maka itu, harus kita tanamkan rasa solidaritas antarsesama manusia," pungkas Abong.

Sementara, Ketua GP Ansor Sekadau, Muhyi Sidiq mengatakan, kegiatan baksos adalah wujud kampanye toleransi. Membersihkan gereja dalam rangka menyambut hari raya Natal bagi umat Kristiani ini sudah kali kedua dilakukan.

"Pertama kita bersihkan gereja di Simpang Empat Desa Gonis Tekam. Kemudian pada 25 Desember nanti kita kerjasama dengan pihak kepolisian untuk membantu pengamanan pada hari Natal," ungkap Muhyi.

Muhyi mejelaskan, Banom NU menjaga ukhuwah insaniah (persaudaraan manusia) dan ukhuwah khitoniah yaitu kesatuan dan persatuan untuk kedamaian bersama.
(akh/bah)