Kesbangpol Sekadau Ungkap 14 Ormas Belum Terdaftar

Sekadau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 449

Kesbangpol Sekadau Ungkap 14 Ormas Belum Terdaftar
Ilustrasi. Net
SEKADAU, SP – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sekadau menyatakan telah menyurati seluruh organisasi masyarakat (Ormas) setempat agar mendaftarkan diri dan tercatat secara resmi di pemerintah.

“Sampai dengan akhir tahun 2017, sebanyak 30 Ormas sudah mendaftar ke kita,” ujar Zad Manggung, Kepala Kesbangpol Sekadau, Selasa (9/1).

Menurut dia, di Sekadau terdapat 44 Ormas yang aktif. Dari jumlah tersebut, 14 Ormas belum melapor atau mendaftar di Kesbangpol.

Dasar dari pelaporan ormas, ditegaskan mantan Sekretaris Dinas PU itu, adalah Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Kepada Ormas yang belum mendaftar ke Kesbangpol segera mendaftar, sebagai bentuk legalitas dari pemerintah daerah. Bagi ormas yang tidak mendaftar tidak mendapatkan bantuan dana pembinaan bila mana mengajukan bantuan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Sekadau Muhyi Sidiq mengatakan, pihaknya mendukung imbauan Kesbangpol tersebut dalam rangka menertibkan Ormas agar taat aturan. 

"Kalau kami di GP Ansor Sekadau sudah terdaftar dan kami mendapatkan anggaran dari Pemkab secara profesional kami kelola untuk kegiatan-kegiatan rutin kami," ujarnya.

Menurut dia setiap organisasi yang sudah mengadakan suatu kegiatan secara rutin diharapkan mendaftar ke Kesbangpol Sekadau. Karena ini berkaitan dengan aktivitas keorganisasian harus tertib. 

“Lalu bagi organisasi yang sudah aktif dan terdaftar dan juga mendapatkan anggaran dari Pemkab harus meningkatkan eksistensi untuk mendukung program-program Pemkab," tukasnya.

Ketua Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakat (FKPM) Sekadau Trino Junaidi mengatakan, organisasi yang ia pimpin saat ini secara legalitas sudah ada akta notaris, sekretariat, anggota pengurus, kegiatan rutin dan terdaftar di Kesbangpol. 

"Tetapi mengenai bantuan hibah dari Pemkab masih belum diterimanya, padahal kami sudah mengurus legalitas di tahun 2017 awal," ungkapnya.
Trino menuturkan, Pemkab Sekadau melalui Kesbangpol melakukan penelusuran organisasi yang belum terdaftar dan mengevaluasi organisasi yang sudah terdaftar. 

"Hal itu bertujuan agar bantuan dari Pemkab tidak sia-sia digunakan untuk organisasi itu, dan Pemkab harus menilai dan memberikan penghargaan kepada organisasi jika kegiatannya sangat bermanfaat kepada masyarakat dan mendukung program pemerintah," pungkasnya. (akh/ang)