Selasa, 24 September 2019


Upacara Hari Jadi Provinsi Kalbar di Sekadau

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 323
Upacara Hari Jadi Provinsi Kalbar di Sekadau

RESMIKAN - Bupati Sekadau Rupinus saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Desa Lembah Beringin, Nanga Mahap. Jelang Pilgub Kalbar, dia harap semua komponen masyarakat menjaga rasa aman agar Sekadau tetap kondusif. (Ist)

Bupati Rupinus Harap Pilgub Aman dan Kondusif


Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar upacara peringatan hari jadi  Provinsi Kalimantan Barat ke 61 tahun. Upacara itu berlangsung khidmat dan digelar di Halaman Kantor Bupati Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kamis (11/1) pagi.

SP - Hari jadi Provinsi Kalbar tahun ini mengangkat tema ‘Kita Tingkatkan Kerja Bersama dan Kerja Hebat untuk Mewujudkan Kalimantan Barat Sejahtera’.

Sebagai Pembina upacara, Bupati Sekadau Rupinus menyampaikan sambutan Gubernur Kalbar mengatakan beberapa hal penting. Seperti, hari jadi Provinsi Kalbar ini sebagai momentum evaluasi atas apa yang telah dikerjakan, sesuai dengan tugas dan amanat undang-undang.

“Kekurangan atas capaian kinerja harus dievaluasi dan diperbaiki, sehingga kineria menjadi nyata dan dirasakan oleh masyarakat,” kata Rupinus.

Bupati juga menyatakan bahwa tahun 2018 merupakan tahun politik bagi Provinsi Kalimantan Barat, dimana akan dilaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta beberapa kabupaten/kota.

“Saya harap masyarakat dapat menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif. Beda pendapat dan pilihan merupakan hal yang biasa dan wajar, kerena itu jangan ada riak dan gejolak yang berakibat kita saling bertengkar, saling sikut, saling fitnah, menyebarkan berita bohong,” paparnya.

Pemilihan kepala daerah merupakan hal yang akan terus terjadi di negara dengan asas demokrasi. Karena itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

“Pilih calon pemimpin yang mempunyai visi dan misi yang hebat, yang mampu merangkul dan mewujudkan kesejahteraan Kalimantan Barat ke depan. Pemilih yang cerdas akan melahirkan pemimpin yang cerdas pula,” ucapnya.

“Tidak ada demokrasi tanpa persatuan. Bahwa di usia ke-61 tahun ini, Provinsi Kalimantan Barat masih harus terus mengejar kemajuan dan prestasi,” timpalnya.

Sementara itu, dalam persiapan Pilkada serentak Juli 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau, membuka rapat kerja pemuktahiran data pemilih. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Vinca Borneo Hotel Komplek Terminal Lawang Kuwari Sekadau yang langsung dihadiri komisioner dan staf KPU Sekadau.

Komisioner KPU Sekadau Marcelinus Daniar menyampaikan Pilkada 2018 dilaksanakan secara serentak di 171 daerah. Yakni 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.?

“Tahapan pendataan pemilih merupakan tahapan strategis. Pemuktahiran pemilih dan penyusunan data pemilih merupakan tahapan penting,” ujar Marcel.

Untuk memastikan tahapan data pemilu berjalan baik, KPU menyiapkan buku panduan untuk PPK yang terencana, tertib, cermat dan akuntabel.

Komisioner KPU lainnya, Drianus Sabang menjelaskan, pemilih dalam Pilgub harus memiliki KTP elektoronik atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan setempat. “Minimal membawa kartu keluarga (KK) pada hari pemilihan, sebagai bukti yang bersangkutan warga negara yang memiliki hak pilih,” tukas Saban.

Diketahui bahwa jumlah pemilih tetap di Kabupaten Sekadau berdasarkan Pilkada tahun 2015 berjumlah 149.654 pemilih. Dan jumlah itu dimungkinkan akan berubah setelah penetapan DPT di Kabupaten Sekadau. (akhmal setiadi musron/ang)