Sabtu, 21 September 2019


BPN Sekadau Bagikan 4.750 Bidang Sertifikat Tanah

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 587
BPN Sekadau Bagikan 4.750 Bidang Sertifikat Tanah

Ilustrasi. Net

SEKADAU, SP – Kabupaten Sekadau pada tahun ini mendapatkan 4.750 bidang untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Objek PTSL hanya diperuntukan pada tanah yang belum bersurat, sehingga dibuatkan sertifikatnya.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sekadau, Zulfirtiansyah menuturkan, 4.750 bidang program PTSL itu tersebar di tiga kecamatan: Sekadau Hilir, Sekadau Hulu dan Nanga Taman. Untuk itu, mereka akan memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama di wilayah sasaran PTSL tersebut.

“Dari tiga kecamatan tersebut, ada tujuh desa yang mendapatkan program PTSL,” kata Zulfitriansyah ditemui usai sosialisasi di Kantor Desa Sungai Ringin, Sekadau, Selasa (6/3).

Kecamatan Sekadau Hilir terdiri dari Desa Sungai Ringin sebanyak 1000 bidang, Mungguk 500 bidang. Kecamatan Sekadau Hulu terdiri dari Desa Sungai Sambang 1000 bidang, Cupang Gading 1000 bidang dan Nanga Menterap 500 bidang.

Sedangkan Nanga Taman ada dua desa, yaitu Nanga Kiungkang 500 bidang dan Tapang Tingang 250 bidang.

Selain PTSL, pihaknya juga memiliki program sertifikasi redistribusi tanah sebanyak 6.050 bidang, sertifikasi barang milik negara sebanyak 44 bidang. Selain itu, sertifikasi usaha kecil menengah (UKM) sebanyak 150 bidang.

“Tanah petani sebanyak 400 bidang dan inventarisasi penguasaaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah (IP4T) sebanyak 2000 bidang. Itu program kami selain PTSL,” tuturnya.

Ia berharap, ke depan semakin bertambah desa-desa yang mendapatkan program PTSL. Hal ini, untuk mencapai desa, kecamatan hingga kabupaten lengkap sertifikasi.

“Sejauh ini lancar, intinya komunikasi. Tentu untuk mensukseskan program tersebut perlu kerjasama dan dukungan semua pihak,” kata dia.

Kepala Desa Sungai Ringin, Abdul Hamid berharap seluruh jajaran pemerintahan desa membantu masyarakat dan bekerjasama dengan petugas di lapangan. Terutama menyangkut pengukuran dan lain sebagainya.

“Jangan sampai terjadi masalah di kemudian hari. Ini harus benar-benar diperhatikan,” harapnya.

Abun Tono, Anggota DPRD Sekadau mengatakan, program sertifikat massal ini tentu sangat membantu masyarakat untuk melegalitaskan hak tanah yang mereka miliki.

"Bahkan ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat, mereka bisa meminjam dengan menganggunakan sertifikat lahan atau pekarangan miliknya untuk berusaha," kata dia. (akh/ang)