Kamis, 19 September 2019


Akan Dirujuk ke RSUD Soedarso, Bayi Tujuh Bulan Menderita Hydrocephalus

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 317
Akan Dirujuk ke RSUD Soedarso, Bayi Tujuh Bulan Menderita Hydrocephalus

DIRAWAT- Bupati Sekadau Rupinus menjenguk kondisi bayi Septendi yang menderita hydrocepalus yang dirawat di RSUD Sekadau. Direncanakan bayi laki-laki dari pasangan Lendi dan Lesin akan dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak. Kamis (19/4). (Ist)

Septiandi, buah hati dari pasangan Lendi (22) dan Lesin (16) yang lahir pada 25 september 2017 ini hanya bisa terbaring lemah, karena  mengalami hydrocephalus sejak lahir. Akibat menderita hydrocephalus itu, kepala kepala bayi yang berusia tujuh bulan kian hari kian membesar.

SP - Lantaran orang tua Septiandi hanya berprofesi sebagai petani dan terkendala biaya untuk membawa Septiandi berobat kerumah sakit , maka  selama tujuh bulan septiandi hanya dirawat dirumah saja. Namun, saat ini sang bayi sudah mendapatkan perawatan dan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten sekadau.

Kondisi Septiandi menuai prihatin semua pihak, termasuk Bupati Sekadau, Rupinus. Lantas ia pun mengunjungi Septendi, di RSUD Sekadau, Kamis (19/4) pagi.  Saat tiba ke RSUD Sekadau, Rapinus langsung menemui Septendi yang dirawat di ruang bedah RSUD Sekadau. Kedatangan Rupinus itu untuk melihat secara langsung kondisi Septendi yang cukup memprihatinkan.

Memasuki ruang perawatan, Rupinus sempat berbincang dengan kedua orang tua Septendi. Rupinus juga didampingi Plt Direktur RSUD Sekadau, Kepala Dinas Sosial, PPPA Kabupaten Sekadau, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau. Dokter yang menangani Septendi juga sempat menjelaskan kondisi Septendi kepada Bupati Sekadau, Rupinus.

“Kami koordinasikan dengan instansi terakit, termasuk PMI. Untuk penanganannya, karena memang harus dirujuk,” ujar Rupinus usai menjenguk Septendi.

Pemkab Sekadau tak tinggal diam dengan kondisi tersebut. Pemkab juga mengupayakan membantu pengobatan Septendi. 

“Kita upayakan untuk membantu,” tutur Rupinus.

Plt Direktur RSUD Sekadau, Henry Alpius mengungkapkan, kondisi umum Septendi sudah baik. Ia mengungkapkan, karena keterbatasan peralatan maka Septendi akan dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak.

“Yang jelas di RSUD Sekadau sudah ditangani. Karena keterbatasan jadi harus dirujuk ke spesialis bedah saraf,” ungkapnya.

Henry menegaskan, Pemkab tidak akan tinggal diam dengan kondisi tersebut. Secara umum, kata dia, pengobatan Septendi sudah ditanggung BPJS. Bahkan, kata dia, Bupati menyatakan kesiapan untuk membantu dan akan membicarakan masalah tersebut dengan dinas terkait.

“Untuk keluarga nunggu disana (Pontianak, red) hingga 2–3 bulan. Ini yang lagi kami koordinasikan dengan Pemkab agar bisa dibantu,” pungkasnya. (akhmal setiadi/jek)