Minggu, 22 September 2019


KPU Sekadau Gelar Rekapitulasi Pilgub Kalbar

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 374
KPU Sekadau Gelar Rekapitulasi Pilgub Kalbar

SERAH TERIMA - Serah terima berkas berita acara rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar di Sekadau. (SP/Akhmal)

SEKADAU, SP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar di Mess Pemda, Jalan Merdeka Barat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (4/7). 

Tiap-tiap PPK membacakan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan. Hasilnya ditetapkan sebagai hasil akhir perhitungan suara tingkat Kabupaten Sekadau. Hadir dalam pleno tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Sekadau, Ketua dan Komisioner Panwaslu Kabupaten Sekadau, Sekda Kabupaten Sekadau, Kapolres Sekadau, Kasi Intelijen Kejari Sekadau dan Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Danramil Sekadau Hilir serta para saksi paslon dan PPK se kabupaten Sekadau.

Komisioner KPU Kabupaten Sekadau, Marikun saat membacakan hasil rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Sekadau, paslon nomor urut 1, Milton Crosby–Boyman Harun meraup suara sebanyak 22.480. Paslon nomor urut 2, Karolin Margret Natasa–Suryadman Gidot memperoleh sebanyak 52.087 suara, sedangkan paslon nomor urut 3, Sutarmidji– RiaNorsan memperoleh sebanyak 34.316 suara.

“Jumlah pemilih 146.841. jumlah suara sah sebanyak 108.883, suara tidak sah 1.232. total suara sah dan tidak sah sebanyak 110.115 suara,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sekadau, Drianus Saban mengatakan, pleno rekapitulasi suara berjalan aman dan lancar. Tentunya, kata dia, hal itu terwujud berkat dukungan semua pihak.

“Kami juga berterimakasih semua pihak yang juga turut mengawal proses Pilgub ini,” ujarnya, ditemui disela-sela pleno.

Mengenai adanya masyarakat yang tidak mendapatkan C6. Pihaknya sudah berupaya maksimal menyampaikan C6 tersebut kepada masyarakat. Hanya saja, ia mengaku ada berbagai kendala yang ditemui para petugas dilapangan.

“Masyarakat ada yang tidak berada di rumah, sedang berburu atau ke kebun dan lain sebagainya atau pemilih yang tidak dikenal. Upaya penyelenggara tingkat bawah sudah sangat maksimal,” ucapnya.

Saban mengatakan, kedepan pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan semua pihak secara intens. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Terlebih, tahun 2019 juga digelar pemilu serentak, Pilpres dan pileg.

“Kami berharap parpol lebih aktif. Untuk DPS dan DPT juga penting, kami juga berkomunikasi dengan Panwas,” kata dia.

“Tapi yang jelas, KPU mengumumkan dengan jangka waktu yang panjang agar masyarakat bisa melihat DPS dan mencermatinya. Terdata atau tidak, termasuk DPT. Sehingga masyarakat juga terlibat dan berperan aktif,” pungkasnya. (akh/jek)