Senin, 14 Oktober 2019


Kemenag Tekan Angka Pernikahan Dibawah Umur

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 218
Kemenag Tekan Angka Pernikahan Dibawah Umur

Ilustrasi. (Net)

SEKADAU, SP - Guna meminimalisir pernikahan dibawah umur di Kabupaten Sekadau, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau berupaya keras melakukan berbagai upaya satu diantaranya melakukan pembinaan pra nikah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, Darrohman menuturkan, program pembinaan usia pra nikah dilakukan pihaknya, untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda.

“Menikah itu harus siap secara fisik dan mental. Itu harus betul-betul disiapkan untuk jenjang pernikahan,” ujarnya, Selasa (10/7).

Meski tidak menyebut secara rinci jumlah pernikahan anak dibawah umur, namun pihaknya sudah beberapa kali mendapatkan laporan adanya pernikahan dibawah umur terjadi di Kabupaten Sekadau. Pernikahan dini itu terjadi disebabkan berbagai faktor, salah satunya pergaulan dan pendidikan.

“Usia dini sudah memasuki perkawinan karena faktor pergaulan yang akhirnya nikah terpaksa. Kemudian, faktor pendidikan juga menentukan,” ucapnya.

“Putus sekolah juga bisa jadi pemicu terjadinya pernikahan dini. Kalau menganggur, badan sudah besar ada anggapan orang tua malu, jadi anaknya dinikahkan. Padahal belum tentu lak-laki atau perempuan ekonominya siap,” timpalnya.

Untuk itu, perlunya memberikan pemahaman mulai dari perangkat desa hingga masyarakat itu sendiri. Meningat, dampak yang terjadi akibat belum siap menikah.

“Karena masih ada masyarakat yang belum sadar hukum. Belum paham semua dampak yang ditimbulkan nantinya,” ungkapnya.

Darrohman mengatakan, pihaknya juga telah memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya catin pengantin dan masyarakat usia pra nikah. Sehingga, berbekal pemahaman tersebut pernikahan dibawah umur bisa diminimalisir.

“Bagaimana persiapan berumah tangga. Terutama masalah atau dampak dari menikah dini itu sangat banyak,” pungkasnya. (akh/jek)