Angkut Karet, Petani Tewas Terperosok di Jurang

Sekadau

Editor Angga Haksoro Dibaca : 244

Angkut Karet, Petani Tewas Terperosok di Jurang
Sekadau, SP – Nahas nasib yang dialami Syahlan (49 tahun), warga Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap. Syahlan tewas terperosok jurang di Jalan Rabat Beton, Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap, Jumat (16/11).  

Kasat Lantas Polres Sekadau, AKP Laelan Sukur menuturkan, sekitar pukul 05.00 WIB, Syahlan bersama istrinya Eyah berangkat ke kebun karet milik mereka. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Mereka pergi untuk noreh atau muat kulat di kebun karet miliknya,” kata AKP Laelan Sukur, Minggu (18/11).  

Lealan mengatakan, setelah sampai di kebun karet Syahlan memuat 50 kilogram hasil karet ke dalam dua karung.  Syahlan mengangkut hasil karet menggunakan motor  

“Karena berat dan tidak muat, istrinya memutuskan untuk berjalan kaki mengikuti suaminya dari belakang,” ucap AKP Laelan.  
Nahasnya, di tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Sekitak Permai, Desa Batu Pahat jalan yang dilewati menurun dan menikung tajam. Akibatnya, sepeda motor yang dikemudikan Syahlan hilang kendali.  

“Motor yang dikendarai Syahlan tidak bisa dibelokan hingga akhirnya terjatuh dan terperosok ke jurang. Akibat kejadian tersebut Syahlan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar AKP Laelan.  

Polisi sudah mendatangi TKP dan menemui keluarga serta masyarakat setempat yang menerima kejadian tersebut sebagai musibah. “Pihak keluarga meminta perkaranya diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya. (akh)  




Komentar