Inspektorat Minta Dana Desa Dikelola Maksimal

Sekadau

Editor Angga Haksoro Dibaca : 252

Inspektorat Minta Dana Desa Dikelola Maksimal
Sekadau, SP - Inspektorat Kabupaten Sekadau mengaku menemukan sejumlah ketidaksesuaian penggunaan anggaran pembangunan infrastruktur yang menggunakan Dana Desa.  

Sekretaris Inspektorat Sekadau, Suratno mengatakan dari desa-desa yang telah diperiksa Inspektorat, ada beberapa terjadi temuan, misalnya kekurangan bahan material.   

“Sejauh ini yang kita biasanya cek di lapangan baik pembangunan maupun lainnya yang ada di desa, terdapat kekurangan material bahan bangunan. Melihat rincian anggaran belanja (RAB) tidak sesuai,” kata Suratno.   

Suratno berharap pemerintah desa di Kabupaten Sekadau bisa menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan.  

“Jangan sampai ada kesalahan pengelolaan anggaran desa. Tentu kecamatan dan bidang pemdes di kabupaten melakukan pembinaan yang maksimal kepada desa agar pembangunan berjalan baik dan sesuai aturan,” ujar Suratno.   

Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Sekadau, Lubis mengatakan tugas dan fungsi kejaksaan adalah melakukan penuntutan di pengadilan jika terjadi kesalahan dalam hal pengelolaan keuangan yang dikelola pemerintah.   

“Tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme sangat rentan terjadi di lingkungan pemerintah. Dengan aturan yang ada kami selaku pihak penindak tentu lebih awal memberikan rambu-rambu agar benar-benar  menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Lubis.   

Sesuai aturan, penindakan dugaan penyelewengan dana desa berdasarkan UU 28/1999 Tentang Penyelenggaraan Negera yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. UU Nomor 20 Tauhn 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.   

“Kami dalam kontek penindakan tentu harus berdasarkan alat bukti yang kuat. Jadi materi tentang penindakan korupsi ini kami sampaikan supaya pihak desa lebih berhati-hati mengelola dana karena ada konsekuensi hukumnya,” ujar Lubis. (akh).