Soal Sumbangan Dana Kampanye, Ini Pesan KPU Sekadau

Sekadau

Editor Admin Dibaca : 169

Soal Sumbangan Dana Kampanye, Ini Pesan KPU Sekadau
TERIMA BERKAS - Ketua KPU Sekadau, Drianus Saban menerima berkas LPSDK secara bergiliran dari Parpol dan tim Paslon Capres dan Cawapres di Mess Pemda Sekadau, Rabu (2/1) kemarin.
SEKADAU, SP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau, menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK)  Partai Politik serta tim pemenangan Capres-Cawapres,  di Mess Pemda Sekadau Rabu (2/1) kemarin.  
Dari laporan itu, pihak KPU Sekadau tidak menemukan adanya indikasi dana asing dalam LPSDK tersebut. Secara bergantian, LO dan pengurus Parpol serta tim pemenangan Capres dan Cawapres datang membawa berkas LPSDK. KPU Sekadau juga sudah mempersiapkan tim verifikasi LPSDK yang diserahkan sebelum dinyatakan memenuhi ketentuan dan mendapatkan Tanda Terima (TT).  

Ketua KPU Sekadau, Drianus Saban mengatakan, LPSDK merupakan salah satu bagian dalam tahapan Pemilu 2019, Kewajiban setiap Partai Politik peserta Pemilu serta tim pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.  

Drianus Saban mengatakan, dana kampanye yang berasal dari sumbangan pihak-pihak lain kepada Parpol serta tim pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden tidak diperbolehkan berasal dari dana yang menggunakan anggaran pemerintah atau negara, baik di tingkat pusat maupun daerah serta sumbangan dari pihak asing.  

“Yang jelas sesuai ketentuan tidak diperbolehkan bersumber dari dana pemerintah atau pihak asing tidak dibenarkan, jika ada tentu melanggar aturan, " ujar Saban.  

Komisioner KPU Yusvia Nonong, menegaskan dana sumbangan dari pihak luar kepada Parpol dan tim pemenangan Capres dan Cawapres tidak diperbolehkan dari dana yang bersumber dari keuangan negara dalam bentuk apapun.  

“Karena sesuai aturan sangat ketat mengatur mengenai aliran dana yang masuk kepada Tim paling Capres dah cawapres, dan ini sayabtekankan termasuk sumbangan asing,” pungkasnya.   

Sampai dengan berakhirnya penerimaan LPSDK, KPU Sekadau tidak didapati adanya indikasi sumbangan dana kampanye yang berasal dari keuangan negara maupun pihak asing.  

Dalam proses penerimaan LPSDK oleh KPU ini, juga mendapatkan monitoring Komisioner Bawaslu sampai dengan berakhirnya kegiatan.  

Komisioner Bawaslu Sekadaun Al Aminuddin mengatakan, Bawaslu Kabupaten Sekadau akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang berkepentingan penyelenggara Pemilu, terutama dalam setiap momen tahapan pemilu dan tahapan jika terjadi pelanggaran.    

"Sesuai dengam aturan Bawaslu terus melakukan pengawasan secara serius dan berdasarkan aturan yang berlaku jika terjadi pelanggaran ringan,  sedang maupun berat, " katanya.     

Selain dari itu, kata Aminuddin, pihaknya juga terus memantau dan mengawasi terhadap prosesi dan tahapan dalam Pemilu ini.             

"Terkait LPSDK ini tentu kita pantau terus tahapannya, dan kita langsung turun ke lapangan melihat berkas-berkas laporan tersebut, apakah sudah sesuai aturan atau tidak, " pungkasnya. (akh/jek)