Diklat Aneka Olahan Berbasis Ikan

Sekadau

Editor Dede Dibaca : 131

Diklat Aneka Olahan Berbasis Ikan
ISTIMEWA TANDA TANGAN Penandatanganan kerjasama antara Pemkab Sekadau dengan Balai Diklat Industri Makassar, terkait pengolahan ikan, sekretariat Apdesi Kabupaten Sekadau, Jalan Panglima Naga, Senin (4/3) lalu.
 Rupinus Ajak Masyarakat Maksimalkan Hasil Sungai
Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) 3 In 1 angkatan X tentang pembuatan aneka olahan berbasis ikan, di sekretariat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sekadau, Jalan Panglima Naga, Senin (4/3) lalu.

Diklat pembuatan olahan berbasis ikan itu digelar dari tanggal 4 Maret hingga 10 Maret 2019. Pada kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pemkab Sekadau dengan Balai Diklat Industri Makassar.

Peserta yang mengikuti Diklat tersebut , yakni perwakilan tim kelompok olahan dari setiap kecamatan di Kabupaten Sekadau, yang berjumlah 50 orang. Bupati Sekadau, Rupinus berharap peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik. Dengan harapan dapat di praktekkan di setiap kelompok.

"Meskipun wilayah kita tidak ada laut, tetapi bisa kita maksimalkan dengan hasil sungai. Saya berharap para peserta dapat mengikuti dengan baik, dan ilmunya dapat langsung di praktekkan," ujar Rupinus.

Ia mengatakan, di Sekadau, sudah ada home industri yang mengolah ikan seperti amplang dan lain sebagainya.

“Amplang cukup dikenal. Persoalannya adalah ketersediaan bahan baku ikan. Kalau ikan untuk konsumsi sendiri itu cukup,” ujarnya.

Rupinus mengatakan, dengan banyaknya variasi makanan dari bahan baku ikan, tentu  bisa mendorong anak-anak agar mau makan ikan. 

Forikan bersama Pemkab Sekadau terus mengkampanyekan agar masyarakat gemar makan ikan. Apalagi, ikan merupakan salah satu makanan yang memiliki nilai gizi yang baik untuk kebutuhan otak.

Kepala Diklat Industri Makassar, Elisa Martina Katili berharap, para peserta yang mengikuti diklat mampu memahami dan mempraktekkannya.

Hal ini juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengolah ikan.

“Ini sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi para peserta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau, Sandae mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan agar cakap dalam mengolah ikan.

Upaya itu juga sebagai bentuk untuk mendukung kebijakan pemerintah. “Kami berharap, para peserta dapat memahami, meningkatkan penegtahuan tentang pengolahan ikan, seperti membuat amplang, abon ikan dan lain sebagainya,” harapnya.

Sandae mengatakan, peserta diklat berasal dari Kecamatan Sekadau Hulu, Sekadau Hilir dan Belitang Hilir. Ia berharap, momentum tersebut semakin menumbuhkan minat masyarakat yang memiliki usaha perikanan.

“Tentu ini juga sebagai upaya dalam rangka meningkatkan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (skd/jek)