Seluruh Tokoh Sekadau Sepakat Pemilu Damai

Sekadau

Editor elgiants Dibaca : 70

Seluruh Tokoh Sekadau Sepakat Pemilu Damai
FGD-Subsatgas Mitra Nusantara saat melakukan FGD Komitmen Jaga Pemilu 2019 yang damai di Kabupaten Sekadau. Dalam acara yang berlangsung do Hotel Vinca Borneo Sekadau, Sabtu (13/4) ini seluruh tokoh Sekadau sepakat untuk menjaga Pemilu yang damai di Bumi
SEKADAU,  SP - Menjelang hari pemungutan suara, Subsatgas Mitra Nusantara Lakukan FGD Komitmen Jaga Pemilu 2019 yang damai di Kabupaten Sekadau. Tokoh agama di Kabupaten Sekadau sepakat serta berkomitmen mewujudkan pemilu damai. Sebagaimana diketahui, pemilu serentak yang dilaksanakan pada 17 April tinggal hanya menghitung hari, yakni empat hari lagi.

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sekadau, Sunari mengajak semua pihak untuk menjaga kebersamaan. Apalagi, kata dia, negara ini didirikan berdasarkan kesepakatan dari tokoh masyarakat dari seluruh agama yang ada. 

“Baik kristen, katolik maupun muslim untuk mendirikan negara Republik Indonesia dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Sunari saat menhadiri FGD Komitmen Jaga Pemilu 2019  yang Damai di Hotel Vinca Borneo Sekadau, Sabtu (13/4)

Dengan demikian, ia berharap masyarakat menjaga komitmen tersebut. Sehingga, Indonesia tetap dalam keadaan aman, tentram dan damai agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan serta aktivitasnya seperti biasa.

“Tidak ada hal-hal yang dapat mempengaruhi kegiatan masyarakat. Sesungguhnya, pilpres dan pileg merupakan kegiatan yang sudah berjalan dari tahun ketahun,” lanjut Sunari.

Sehingga, perhelatan pemilu merupakan hal biasa. Maka, kata Sunari, hal itu jangan dibesar-besarkan hingga dijadikan provokasi kepada masyarakat. Ia mengatakan, untuk itu sudah selayaknya informasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah informasi yang baik dan menghindari hoax yang dapat menimbulkan ketidakpastian kepada masyarakat.

“Maka tugas tokoh-tokoh agama lewat media dakwahnya masing-masing. Sehingga, dengan demikian mudah-mudahan adanya komitmen bersama ini, Indonesia dalam keadaan baik dan tidak menjadi negara yang terpecah belah,” harapnya.

Pastor Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Kristianus, CP mengatakan, suara gereja, suara rakyat. Suara raykat, suara Tuhan. Untuk itu, ia berharap pemilu serentak 2019 berjalan sukses, tertib dan lancar.

“Kalau ada persolan, masalah kita selesaikan bersama. Kita imbau pihak keamanan dan masyarakat agar sungguh-sungguh berpartisipasi untuk mensukseskan pemilu,” katanya.

Ia mengakui, pemilu kali ini memang yang sangat didambakan dan mengharapkan pemilu berjalan sukses aman dan lancar. Ia juga meminta seluruh lapisan masyarakat wasapda terhadap usaha-usaha yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Ini suara kami, ini suara gereja, ini juga suara rakyat,” pungkasnya.  

Sementara itu, Wakapolres Sekadau, Kompol Bagus Nyoman Gede Junaedi mengatakan, menjelang Pemilu pihaknya akan terus melakukan penjagaan secara berkala atau preventif terkait kamtibmas yang berujung pada situasi yang sejuk dan damai.

"Forum kita ini adalah sebagai collingsistim atau sistem pendingin. Ayo kita bersama membangun NKRI,” ajaknya. 

Kepolisan sebut Bagus akan selalu siap dengan kapasitas dan upaya untuk menjaga pemilu di Kabupaten Sekadau supaya tetap berjalan aman, lancar dan tentram. Selain Ia juga mengimbau, kepada para peserta pemilu supaya mengunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April mendatang.

“kami dari pihak kepolisisan menjamin keamanan selama pemilu berlangsung,” tambahnya. (akh/nak)

Hati-Hati dan Waspada Gunakan Media Sosial

Asisten I Pemda Sekadau , Fendy yang dalam hal ini mewakili Bupati Sekadau dalam sambutannya meminta agar segenap warga negara dan masyarakat kabupaten Sekadau agar selalu menjaga suasana kondusif selama berlangsungnya Pemilu.

“Kita sebagai warga negara dan sebagai masyarakat diminta untuk bersama - sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif. Karena faktor keamanan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Fendy.

Apabila situasi tidak aman lanjut Fendy, maka semua tentu akan merasakan dampaknya, susah kerja, susah mau usaha dan kesusahan-kesusahan lainnya yang tentu akan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

Lebih lanjut Fendy menyebutkan bahwa saat ini yang menjadi tantangan bersama adalah media sosial, lewat media sosial kata Fendy semua orang bisa membuat berita dan mengimformasikan hal apapun kepada masyarakat dimana informasi yang disebarkan tersebut belum tentu benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Untuk itu, mari  bijak mengunakan media sosial,dan  gunakan hak pilih kita sesuai hati nurani,” ajaknya.

Fendy juga berpesan agar masyarakat bisa saling mengingatkan satu sama lain terutama kepada para keluarga masing-masing supaya datang ke TPS pada hari pencoblosan dan menggunaka hak pilih sesuai hati nurani dan terutama yang terpenting katanya adalah saling mengingatkan untuk menjaga keamanan selama pemilu berlangsung.

"Berikan himbauan yang menyejukan kepada rekan kita semua,dan kepada para ustadz,  pastor, pendeta dan pimpinam umat agama yang lain,  agar tolong berikan khotbah yang menyejukkan umat dan masyarakat kita,” pinta Fendy

Ia juga berpesan, kapada seluruh pelaksana Pemilu yang ada di Kabupaten Sekadau terutama yang bertugas di TPS, supaya tetap menjaga netralitas sebagai penyelenggara Pemilu. (akh/nak)