Pagu DD dan ADD Sekadau Alami Peningkatan

Sekadau

Editor elgiants Dibaca : 66

Pagu DD dan ADD Sekadau Alami Peningkatan
Ilustrasi Dana Desa (CNN Indonesia)
SEKADAU, SP - Dana  Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Kabupaten Sekadau Tahun 2019 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun demikian, diakui oleh Kabid Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau, Paskalis Alianto kenaikan tersebut tidak terlalu besar. 

"Untuk tahun 2019 Dana Desa Kabupaten Sekadau sebesar 81.168.640.000 rupiah ini mengalami peningkatan dari tahun 2018 yang sebesar 69.076.050.000 rupiah. Sementara untuk Anggaran Dana Desa tahun 2019 sebesar 53.786.196 200 rupiah dan mengalami peningkatan namun tidak terlalu besar dimana tahun 2018 sebesar 52.652.112.700 rupiah," terang Paskalis, Minggu (21/4)

Diakuinya pula untuk ketepatan waktu dalam pencairan ADD dan DD setiap desa di Sekadau dalam keadaan cukup baik. Karena itu juga Paskalis menyebut kondisi ini akan sangat berpengaruh pada penilaian dari Kementrian nantinya.

"Sejauh ini menang belum ada kendala, di 2018 seratus persen desa mampu memenuhi kewajibannya dan pencairan ADD dan DD juga tetap waktu. Kalau sampai telat waktu dalam pencairannya tentu akan menjadi penilaian dari kementrian bahkan bisa sampai ke pengurangan anggaran nantinya," sebut Paskalis.

Tertib Administrasi yang dilakukan oleh pihak desa ini diakuinya tidak terlepas peranan semua pihak, termasuk dari desa maupun Pemdes. 

"Kita disini sistemnya jemput bola juga, dari pemdes selain pembinaa juga pendampingan sesuai mekanisme dan berdasarkan kala prioritas dari desanya,” kata Paskalis.

Selain itu, pendampingan juga menurutnya melihat dari proses penyerapan anggaran. Di sisi lain ada juga tenaga ahli P3MD, pendamping desa lokal desa dan di tingkat kecamatan. “Mereka juga bantu mekanisme yang sesuai aturannya. Ikut membantu dalam penyusunan APBDes tapi tidak boleh mengarahkan," ungkapnya. 

Namun di 2019 ini diakuinya mungkin beberapa desa agak sedikit mengalami keterlambatan dalam pelaporan pertanggung jawaban anggaran untuk pencairan ADD dan DD tahap pertama.

"Karena ini juga tahun politik dan berbarengan pemilu serentak memang agak sedikit lambat desa dalam memberikan laporan pertanggung jawabannya," katanya.

Kendati demikian diakuinya walaupun sedikit lambat tidak akan melewati batas waktu pencairan yang telah ditetapkan.

"Untuk pencairan tahap pertama dana desa tahap pertama itu paling cepat januari dan paling lambat minggu ketiga bulan juni sebesar 20 persen. Sementara untuk tahap kedua paling lambat minggu ke empat bulan juni sebesar 40 persen sedangkan tahap ketiga paling cepat di bulan juli sudah bisa dicairkan sebesar 40 persen," tutupnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria meminta kepada setiap desa untuk segera menyelesaikan persyaratan untuk pencairan DD dan ADD tahap pertama. Karena menurutnya untuk pencairan tersebut telah ada batas waktu yang ditentukan. 

"Tentu untuk pencairan kita menunggu dari desa menyampaikan APBDes nya jika itu sudah bisa mereka penuhi tentu akan kita proses pencairannya. Kita dari dinas juga selalu melakukan pendampingan ke desa-desa ini," ujarnya.

Dikatakan dia,  hampir semua desa di Kabupaten Sekadau memang saat ini belum menyampaikan  berkas persyaratan  pencairan DD dan ADD. Karena itulah Ia meminta ini juga menjadi atensi pihak desa dimana saat ini akan memasuki bulan Mei dan mendekati batas akhir pencairan di bulan Juni. 

"Saya harap dalam waktu dekat ini harus menyampaikan syarat-syaratnya untuk ADD dan DD supaya mereka bisa bekerja. Mumpung waktunya  masih ada apalagi ini terkait penghasilan tetap mereka sebagai perangkat desa," pungkasnya. (akh/nak) 

Revisi Terhalang Suksesi Pemilu 

Kepala Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir, Abdul Hamid mengatakan,  pihaknya mengakui masih belum melakukan pencairan tahap pertama  untuk Dana Desa dan Anggaran Dana Desa 2019. Hal dikarenakan ada tiga dokumen yang masih dilakukan revisi. 

"Masih ada tiga dokumen yang belum kita sampaikan ke Kecamatan, diantaranya laporan LPJ tahun 2018, RKPDes 2019, dan APBDes 2019, ini juga masih dalam tahap revisi," ujarnya, minggu (21/4).

Hamid beralasan terlambatnya pengerjaan revisi ini di karenakan pihak Desa harus mengalihkan fokus perhatian pada suksesi Pemilu Presiden dan Legislatif dimana banyak diantara perangkat desa yang terlibat disana sehingga fokus perhatian mereka menajdi terbagi.

"Karena sekarang juga sedang proses pemilu maka ada perangkat kami yang terlibat, sehingga harus tertunda dalam pemberkasan untuk pencairan ADD dan DD," katanya. 

Namun diakuinya, Pemdes Sungai Ringin akan segera memproses kelengkapan untuk pencairan ADD dan DD tahap pertama. Bahkan juga untuk kesiapan pencairan DD tahap kedua yang waktunya tidak berjauhan depan pencairan tahap pertama untuk DD.

"Kami akan segera penuhi kelengkapannya, akhir bulan april dan paling lambat awal bulan mei ini sudah selesai. Karena akan mendekati bulan ramadhan dan hari raya idul fitri juga," yakinnya. (akh/nak)