Kamis, 19 September 2019


Leter Berangkat Haji Tanpa Sang Istri

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 95
Leter Berangkat Haji Tanpa Sang Istri

IBADAH HAJI-Leter pria paruh baya asal Desa Nanga Menterab Kecamatan Sekadau Hulu yang menjadi calon jamaah haji asal Sekadau. Leter mendaftar haji pada tahun 2011 lalu dan baru dapat berangkat tahun 2019.

Leter, merupakan seorang petani. Sebagai penyadap karet dan petani sawah, sedikit demi sedikit Leter mengumpulkan penghasilannya. Hingga, ia pun juga tak lagi mengingat secara pasti sudah berapa lama mengumpulkan tabungan untuk bisa menunaikan ibadah haji dan datang untuk menunaikan panggilan menuju Baitullah.

“Sudah. Sebelum mendaftar 2011 itu sudah lama nabungnya, dari hasil jual karet, dari hasil giling padi dan menambang motor air. Itu lah yang ditabung,” ujar Leter, disela-sela kegiatan manasik haji yang digelar Pemkab Sekadau, Senin (22/4).

Leter mengungkapkan, dirinya mendaftar haji dilakukan sejak 2011 lalu. Ia bersyukur, pada tahun ini bisa berangkat haji. Seharusnya, ia tak pergi sendiri. Leter seharusnya pergi menunaikan ibadah haji bersama sang istri. Namun, takdir berkata lain.

“Daftar dulu sama istri. Tapi, istri saya sakit dan meninggal sekitar 3 tahun lalu. Jadi, berangkatnya sendiri,” ucapnya.

Leter merupakan, satu diantara 61 jamaah calon haji Kabupaten Sekadau yang berangkat pada 2019. Leter pun bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk bisa mengikuti rangkaian persiapan pelaksanaan ibadah haji.

“Alhamdulillah. Sangat senang. Semoga Allah terus memberikan kesehatan agar bisa menunaikan ibadah haji,” katanya.

Meski berangkat tanpa sang istri, Leter tak berkecil hati. Ia tetap memantapkan hati agar bisa mewujudkan impiannya bersama mendiang istrinya. Ia memohon doa agar semua rangkaian persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan lancar.

“Dari Sekadau Hulu hanya saya sendiri. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar dan Allah berikan kemudahan,” tuturnya. (akh/nak)