Caleg Partai Golkar Ajukan Komplain Kecurangan Pemilu

Sekadau

Editor elgiants Dibaca : 178

Caleg Partai Golkar Ajukan Komplain Kecurangan Pemilu
BUKTI- Caleg Partai Golkar Dapil 2 Sekadau, Muslimin saat menunjukan bukti C1, untuk melaporkan kecurangan Pemilu.
SEKADAU, SP - Calon Legislatif DPRD Sekadau dari partai Golkar daerah pemilihan 2 Meliputi Kecamatan Sekadau Hulu, Nanga Taman dan Nanga Mahap, Muslimin melaporkan dugaan penggelembungan suara ke Bawaslu Sekadau, Sabtu (27/4) kemarin.

Muslimin mengatakan, terdapat indikasi kecurangan dalam perhitungan suara di partai Golkar daerah pemilihan 2.  Kecurangan tersebut berupa penggelembungan suara yang menguntungkan salah satu caleg partai Golkar.

Ia mengungkapkan, indikasi kecurangan itu terjadi di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu.

"Contohnya di TPS Desa Rawak Hulu. Yang mana suara caleg nomor urut 6 berdasarkan form C1 hanya 24 suara meningkat menjadi 183 suara," ungkap Muslimin kepada sejumlah wartawan usai membuat laporan di Bawaslu.

Masih berdasarkan data C1 yang ia pegang, kata Muslimin, suara caleg nomor urut 6 se-Kecamatan Sekadau Hulu yang jumlahnya kurang dari 259 suara malah bertambah menjadi 632 suara setelah pleno di tingkat Kecamatan.

"Saya merasa ada permainan dari para oknum yang menyebabkan kecurangan ini begitu sistematis," ujar Muslimin.

Ia menambahkan, sudah memberikan data dan bukti serta keterangak resmi ke Bawaslu Sekadau.

"Tadi saya sudah langsung dimintai keterangan oleh Bawaslu," ucapnya.

Atas dasar itu, Muslimin meminta agar dilakukan perhitungan suara ulang di TPS-TPS yang terindikasi terdapat kecurangan yang merugikan dirinya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sekadau, Nur Soleh mengatakan pihaknya sudah menerima laporan adanya indikasi kecurangan yang terjadi di daerah Kecamatan Sekadau Hulu dari salah satu Caleg yang bertarung di Dapil yang sama atas nama Muslimin.

“Semua laporan yang masuk kita tindaklanjuti. Termasuk laporan dugaan penggelembungan suara itu,” ujar Nur Soleh, Minggu (28/4).

Nur Soleh menegaskan pihaknya akan bergerak cepat dan sudah menjadwalkan sidang untuk membahas laporan ini pada Senin, (29/4)

 “Besok (hari ini, red) kita lakukan sidang administrasi cepat terkait masalah tersebut,” imbuhnya.

Sidang rencannaya akan dilakukan Senin pagi (29/4) sekitar pukul 09.00 WIB di kantor Bawaslu Sekadau. Sidang akan diikuti pihak Bawaslu, pelapor dan terlapor, serta pihak KPU.

“Undangan sidangnya sudah kita sampaikan kepada pihak terkait,” ulasnya. 

Sementara itu, Ketua PPK Sekadau Hulu Benediktus Benus saat hendak dikonfirmasi melalui sambungan telepon Sabtu (27/4) sore, tidak menjawab. Pesan WhatsApp juga tidak dibalas. (akh/nak)