Jumat, 15 November 2019


Aloysius Harap Atlet Sekadau Bawa Nama Baik di Ajang Popda

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 100
Aloysius Harap Atlet Sekadau Bawa Nama Baik di Ajang Popda

PEMBUKAAN - Wabup Sekadau Aloysius melepas kontingen Popda di Terminal Lawang Kuari Sekadau yang akan di bertanding ditingkat Provinsi.

SEKADAU, SP - Wakil Bupati Sekadau, Aloysius melepas 41 kontingen pekan olahraga pelajar daerah (Popda) di Terminal Lawang Kuari, Senin (17/6). 

Ajang tersebut dilaksanakan ditingkat provinsi mulai dari 17 hingga 22 Juni mendatang. Adapun cabang olahraga yang pertandingkan diantaranya, atletik, taekwondo, tinju, voli pasir dan karate. 

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius berharap ajang tersebut bukan hanya ajang untuk meraih prestasi semata. Tetapi, ajang tersebut sekaligus menjadi ajang untuk bersilaturahmi dan membawa nama Kabupaten Sekadau ditingkat provinsi. 

"Prestasi yang ingin dicapai, yang digapai diraih dengan sportif. Sehingga, dapat mencapai tujuan sebagaimana mestinya," ujarnya. 

Aloy meminta, kontingen Kabupaten Sekadau untuk menjaga sportivitas dan tetap menjaga kesehatan. Apalagi, kata dia, para atlet akan menghadapi persaingan yang sangat ketat dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Kalbar. 

"Atas nama Pemkab Sekadau kami mengucapkan terima kasih kepada atlet, pelatih, manager tim yang sudah mempersiapkan segalanya. Jaga kesehatan. Selamat betanding tunjukan bahwa Sekadau mampu," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Sekadau, Paulus Misi mengatakan, kegiatan tersebut untuk memotivasi para kontingen, official, pelatih serta atlet berprestasi untuk meningkatkan prestasi olahraga ketingkat yang lebih tinggi. Kemudian, mempersiapkan atlet Popda, atlet-atlet yang terbaik untuk mewakili Kalbar ke tingkat nasional. 

"Kontingen Kabupaten Sekadau sebanyak 41 orang," kata dia. 

Misi mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan perhatian penuh. Sehingga, pada Popda Kabupaten Sekadau dapat meraih prestasi. 

"Kami harapkan setidaknya para atlet bisa mendulang mendali," pungkasnya. (akh/nak)