Jumat, 13 Desember 2019


Taman Segitiga Jadi Lokasi Parkir Truk Sampah

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 183
Taman Segitiga Jadi Lokasi Parkir Truk Sampah

MENUMPUK - Sejumlah sampah tampak menumpuk di Jalan Merdeka Selatan, Kota Sekadau. Sampah sempat menumpuk lantaran operasional mobil truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sempat terkendala karena tak boleh lagi parkir di area pasar Pasar Baru Sek

SEKADAU,  SP - Permasalahan lahan parkir truk sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sudah menemukan titik temu, pasalnya dalam pertemuan pimpinan dari dua instansi bersama sekretaris daerah Kabupaten Sekadau alhasil menemukan dua opsi lahan parkir yang cocok untuk mobil kebersihan tersebut.

Sebelumnya mobil kebersihan milik DLH Sekadau ini menumpang di pasar sayur yang terletak di Komplek Pasar Baru Sekadau. Lokasi ini merupakan milik Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Sekadau.

Namun saat ini sudah ada instruksi dari Dinas Koperasi dan UKM kalau kawasan itu tidak boleh lagi sebagai tempat parkir kendaraan kebersihan. Lantaran tak lagi memiliki tempat parkir akhirnya pihak DLH memakirkan truk sampah mereka di taman Segitiga yang notabene sebagai tempat warga biasa bersantai.Kondisi ini tentu tak elok dipandang mata. 

Bupati Sekadau,  Rupinus dikonfirmasi Senin (15/7) mengaku dirinya belum menerima penjelasan apa masalahnya yang terjadi sehingga kemudian pihak Dinas Koperasi dan UKM tidak lagi mengizinkan truk sampah milik DLH parkir di wilayah mereka.

"Nanti kita panggil instansi terkait apa masalahnya. Sampai hari ini saya nunggu kepala dinas,"ujar Rupinus.

Disinggung soal ada kabar ketersinggungan kedua instansi.  Rupinus pun engan berkomentar banyak. Ia hanya menyebut persoalan ini nanti akan diselesaikan. "Kita hanya lihat di medsos ada masalah parkir, nanti akan kita tindaklanjuti,"ucapnya singkat.

Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Sekadau, Sarno mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa ada melayangkan surat teguran kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sekadau, berkaitan dengan parkirnya mobil kebersihan di halaman Pos pasar yang merupakan milik Dinas Koperasi. 

"Iya betul ada (surat teguran), tapikan bukan berarti harus berhenti melaksanakan tugas, dan sudah di clearkan kemarin dengan pak Sekda sama pak Kadis lingkungan hidup," ujarnya kepada suara pemred, Selasa (16/7).

Menurutnya, pos Pasar semi modern yang terletak di Jalan Panglima Naga komplek pasar baru Sekadau merupakan operasional untuk pelayanan pasar kepada masyarakat. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau H. Zakaria mengatakan, dirinya telah mempertemukan kedua dinas tersebut untuk mencarikan solusi.  

"Sudah kita pertemukan kedua dinas itu, intinya tidak masalah antara Dinas Koperasi dan DLH, dan barang-barang dari DLH sudah di angkut ke pasar. Berkaitan dengan lahan parkir untuk mobil atau truk pengangkut sampah ada dua opsi tempat,  dan nanti kita tentukan dimana lokasi yang strategis dan pas sehingga tidak menimbulkan masalah di masyarakat agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan baik," jelasnya. 

Soal lahan parkir mobil kebersihan atau truk pengangkut sampah milik DLH diakui salah satu pekerja kebersihan, Tari bahwa memang sudah sejak lama DLH tak memiliki lahan parkir untuk truk tersebut.

“Setahu saya sejak tahun pertama, bahkan sudah delapan kali pindah. Dari awal waktu itu kebersihan masih bergabung dengan Kimpraswil dari tahun 2005. Namun sampai sekarang belum ada tempat khusus sebagai tempat parkir armada kebersihan,” ungkap Tari 

Menurut dia, seharusnya ada tempat khusus untuk menyimpan alat-alat dan armada, tidak menumpang di tempat orang seperti selama ini. 

Tari menceritakan, sejak tahun, 2005 dirinya pertama masuk menjadi anggota kebersihan, waktu itu seksi kebersihan masih di Dinas Kimpraswil dan armada kebersihan di parkir di terminal Lawang Kuari, lalu pindah lagi ke mess Dinas PU yang terletak di belakang gedung PKK sekarang.

“Jadi, dari dulu sampai sekarang, memang belum ada tempat khusus untuk parkiran armada kebersihan,” ucapnya. (akh/nak)

Harus Cepat Diselesaikan

Anggota DPRD Sekadau, Abun Tono mengatakan, pihaknya meminta agar lahan parkir mobil kebersihan segera dicari, pasalnya kata dia, jika tidak ada lahan yang strategis akan membuat pelayanan angkutan sampah di lingkungan masyarakat akan terganggu dan terhambat. 

"Maka segera dicari tempatnya, karena ini berkaitan dengan masyarakat banyak, karena pelayanan angkutan sampah harus stanby dan tepat waktu untuk penjemputannya. Dan mobil-mobil kebersihan itu harus ada tempat khusus," analisanya. 

Ia menyarankan, agar Pemkab cepat memberikan solusi terhadap masalah ini, agar pelayanan kepada masyarakat dalam hal pengangkutan sampah dan lahan parkir bisa cepat terselesaikan. 

"Langkah-langkah solusi harus cepat di selesaikan agar masalah ini tidak melebar," tukas politisi Hanura itu. (akh/nak)