Kamis, 19 September 2019


Personel Polisi dan Warga Padamkan Api

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 97
Personel Polisi dan Warga Padamkan Api

PADAMKAN - Personel Kepolisian Sektor Belitang bersama warga desa melakukan pemadaman titik api di RT 14 Dusun Kobi, Desa Belitang Dua, Kecamatan Belitang pada Rabu (14/8) sore.

Personel Kepolisian Sektor Belitang bersama warga Desa Belitang Dua, Kecamatan Belitang melakukan pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di RT 14, Dusun Kobi, Desa Belitang Dua, Kecamatan Belitang, Rabu (14/8) sore.

Kapolsek Belitang IPDA Agus Junaidi bersama personelnya turun langsung ke lokasi kejadian dengan dibantu Sat Pol PP Kecamatan dan warga masyarakat. Adapun lokasi yang terbakar adalah lahan di tanah wakaf dekat TPU (Tempat Pemakaman Umum) muslim.

Api yang membakar rumput dan ranting pohon diperkirakan terjadi mulai pukul 11.00 WIB dengan luas areal sekitar 1 hektare.

Dengan menggunakan selang air dan mesin Robin dari UPK (Unit Pemadam Kebakaran) desa Belitang Satu sebanyak 1 buah dan desa Belitang Dua sebanyak 1 buah untuk menyemprot titik api di lokasi kebakaran.

IPDA Agus dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kebakaran lahan di lokasi yang sama sudah terjadi selama 3 kali dan bersama masyarakat saling bahu-membahu memadamkan api.

Untuk itu Kapolsek bersama personelnya akan melakukan patroli dan mencari tempat lain yang kemungkinan masih ada titik api yang membakar lahan untuk mengantisipasi merambat ke pemukiman milik warga setempat.

Dalam masalah ini Kapolsek akan menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, yang mengakibatkan lahan milik tanah wakaf warga desa Belitang Dua Kecamatan Belitang.

"Apakah faktor timbulnya api dari tempat lain, kelalaian manusia atau sengaja dibakar hal tersebut masih dalam penyelidikan kami dan belum diketahui penyebab pastinya," tutur Kapolsek.

Kapolsek mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel, tim Karhutla dan masyarakat Belitang yang  peduli terhadap pencegahan Karhutla.

"Saya ucapkan terimakasih atas bantuan dari masyarakat,  dan Selama pemadaman api berlangsung tidak ada timbul korban jiwa dan api dapat dipadamkan selang beberapa jam kemudian," tukasnya. 

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau Edy Prasetyo mengatakan, pihaknya baru mendengar informasi tersebut, atas kejadian ini dirinya akan memerintahkan tim untuk menyelidiki kejadian ini. 

"Kita akan kirim tim ke lapangan untuk mengecek penyebab kebakaran, dan luas lahan pemakaman yang terbakar juga lumayan besar mencapai satu hektar,"ujarnya.

Dirinya menghimbau kepada warga,  agar selalu waspadai segala sesuatu yang terjadi, apalagi, kata Edy, kondisi udara tidak baik, musim kemarau panjang dan terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa tempat. 

"Maka kita harapkan elemen masyarakat peduli terhadap lingkungan sekitar dan peduli terhadap persoalan sosial, agar kejadian ini khususnya Karhutla semoga menjadi pembelajaran bagi kita menjadi lebih peka terhadap sesuatu," pungkasnya. 

Sementara itu, Anggota DPRD Sekadau Yodi Setiawan mengatakan, dirinya ikut prihatin terhadap kejadian Karhutla di  Desa Belitang Dua. "Apalagi yang terbakar ini adalah lahan pemakaman, dan saya berterimakasih atas tindakan siaga dan cepat tanggap dari Polsek dan elemen masyarakat Belitang sehingga api dapat dipadamkan," ungkapnya. 

Politisi Partai Gerindra ini sampaikan, berharap Pemkab Sekadau segera menurunkan Tim gabungan ke beberapa wilayah yang terindikasi seringkali terjadi Karhutla.  "Tujuannya agar setiap kejadian bisa cepat tanggap dilakukan tindakan pemadaman, dan kepada warga wajib melapor kepada pihak terkait ketika akan membakar lahannya,  karena semua ada aturannya termasuk sanksinya, "pungkasnya.  (akh)