Sabtu, 19 Oktober 2019


Polres Sekadau Segel Lahan PT. AAL Seluas 2,7 Hektar

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 121
Polres Sekadau Segel Lahan PT. AAL Seluas 2,7 Hektar

Penyegelan di lahan konsesi milik PT Agro Anugerah Lestari, di Kabupaten Sekadau, Kamis (19/9).

SEKADAU, SP - Karhutla yang melibatkan Koorporasi menjadi satu diantara atensi pihak kepolisian, termasuk Polres Sekadau. Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi turun langsung melakukan penyegelan terhadap lahan yang diduga terbakar di lahan konsesi milik PT Agro Anugerah Lestari, di Kabupaten Sekadau, Kamis (19/9).

"Kita gabungan tim dari TNI, Pemerintah Daerah, BPBD dan LH ke lokasi lahan terbakar yang diduga di Lahan Konsesi milik PT AAL. Kita hitung kasat mata 2,7 hektare namun masih ada lokasi lain mungkin bisa mencapai 4 hektar," ujar Kapolres. 

Kapolres mengatakan pihaknya sudah mengumpulkan titik-titik koordinat lokasi yang terbakar. Nantinya menurutnya akan di cocokan dengan peta milik perusahaan sawit tersebut.

"Nanti akan kita cocokan lagi dengan peta layout apakah mausk HGU perushaan, nantinya apakah memenuhi unsur lalai di Undang-undang Lingkungan hidup. Jika memang mennuhi akan kita proses hingga sanksi dari pemerintah daeeah," katanya.

Kapolres mengatakan memang masih ada beberapa lahan yang diduga terbakar dan masuk konsesi perusahaan. Karena itu pihaknya akan menyisir lokasi-lokasi tersebut nantinya. 

"Ada di Rawak, yang bahkan pihak perushaan mengtakan tidak mengetahui ada titik api, nanti kita akan kesana. Jika melihat data BPBD ada puluhan di lahan kosnesinya yang terjadi karhutla tetapi kita tidak bisa sekaligus, akan kita sisir satu persatu," pungkasnya. 

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan khususnya kalimatan barat telah menajdi perhatian semua pihak. Terlebih Karhutla tidak hanya terjadi di Lahan milik perorangan tetapi juga terdapat di Lahan milik perusahaan. 

Berdasarkan rilis yang disampaikan Kasi Wilayah III Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan, Julian mengatakan terdapat 26 perushaan yang terlibat dan satu milik perorangan. Sementara pada rilis tersebut pula di sebutkan  ditetapkan sejumlah areal hutan dan lahan koorporasi Yang telah disegel. 

Untuk di Kabupaten Sekadau terdapat satu perusahaan yang disegel yaitu, PT Kalimantan Bina Permai. Adapun lokasi kebun tersebut di Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau dengan luas lahan terbakar kurang lebih 4,8 hektare. 

Sementara itu, dari Polres Sekadau juga telah melakukan Penyegelan terhadap lahan kebakaran yang diduga berada di Konsesi PT Agro Anugerah Lestari. 

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius mengatakan pemerintah daerah terus menghimbau perusahaan agar bersama mencegah Karhutla. Namun jika memang terbukti ada yang terlibat dalam Karhutla tentu pemerintah daerah akan memberikan tindakan sesuai aturan yang berlaku. 

"Tentu jika memang perusahaan tersebut terbukti dan dengan sebagai melakukan pembakaran di lahannya akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku. Jika memang ada dan memenuhi unsur tentu kita proses, intinya jangan mengkambing hitamkan masyarakat," katanya.

Intinya menurut Aloy, ia tidak ingin Karhutla ini terus menerus menjadikan masyatakat sebagai kambing hitam. Pihaknya telah berupaya maksimal untuk menangani karhutla dan tidak ada yang ditutupi.

"Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian, TNI dan semuanya yang sudah berjibaku untuk melakukan pemadaman Karhutla. Semoga dua tiga hari kedepan turun hujan, karena kita sudah maksimal untuk mengatasi ini," pungkasnya. (akh)