Minggu, 15 Desember 2019


Sekadau Targetkan Swasembada Jagung

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 122
Sekadau Targetkan Swasembada Jagung

Ilustrasi

SEKADAU, SP - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau terus gencar melakukan berbagai program untuk meningkatkan hasil pertanian. Program ini dalam rangka peningkatan produktivitas hasil pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sekadau, terutama di bidang pertanian jagung.

Kepala Dinas Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau, Sandae mengatakan target swasembada beras sudah sukses dilakukan dan tahun ini surflus. Untuk itu, Dinas selanjutkan mengalihkan target ke produksi jagung.

"Tahun ini ketersediaan pangan kita yaitu beras surflus satu tahun 11 hari, jadi sekarang kita arahkan target swasembada selanjutnya ke jagung," ujar Sandae, Senin (7/10).

Sandae mengatakan, pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan itu dengan cara menyalurkan bibit dan berupaya menggandeng investor agar pemasaran hasil pertanian jagung bisa maksimal.

Ini dilakukan agar para petani bergairah untuk menanam jagung karena mempunyai nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.

"Tahun ini ada bantuan sebanyak 5.000 hektar untuk jagung yang tersebar di beberapa titik di 7 kecamatan dan sekarang sedang di garap oleh para petani," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan permasalahan yang ada dilapangan berkaitan dengan pemasaran hasil ketika sudah memasuki musim panen, maka ia berharap dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan para investor yang mau menjadi penampung hasil pertanian jagung ini agar para petani tidak kebingungan untuk menjual hasil panennya.

Tujuan target swasembada jagung ini juga berkaitan dengan upaya untuk menekan masyarakat agar beralih ke profesi pertanian yang sebenarnya lebih menjanjikan daripada menanam sawit.

"Ia mencontohkan di Sulawesi, sawit yang sudah 3 periode tanam lahannya jadi berpasir, artinya sudah tidak produktif lagi. Maka lebih bagus lahan yang ada diolah dan dijadikan lahan pertanian," ucap sandae. (akh)