Minggu, 15 Desember 2019


Perusahaan Diminta Terima Pekerja Lokal

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 106
Perusahaan Diminta Terima Pekerja Lokal

PERESMIAN - Bupati Sekadau beserta jajaran dan Forkopimda saat meresmikan Pabrik PT. AA di Desa Setawar Kecamatan Sekadau Hulu.

SEKADAU, SP - Bupati Sekadau, Rupinus menegaskan agar perusahaan pabrik kelapa sawit memperhatikan masyarakat lokal, terutama aspek tenaga kerja. Karena jumlah pengangguran di Kabupaten Sekadau masih terdata enam persen.

"Kalau di sini ada SDM-nya, kalau tidak silahkan datangkan dari luar. Jadi perusahaan dan masyarakat saling bersinergi," tegas Rupinus saat meresmikan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit VIII PT Agro Andalan grup dari PT. Dharma Satya Nusantara (DSN) Tbk, di Desa Setawar Kecamatan Sekadau Hulu, Selasa (8/10) pagi.

Rupinus mengucapkan selamat atas selesainya dibangun pabrik. Pemerintah daerah menyambut baik.

"Kita berharap perusahaan, bagi sawit yang sudah menanam sawit dengan waktu yang ditentukan, wajib membangun pabrik. Tujuan untuk kesejahteraan masyarakat menampung tenaga kerja," tegas Rupinus.

Pimpinan PT Agro Andalan, Mukhlis Amirudin mengatakan, pabrik pengelolaan sawit ke VIII menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Sekadau di Kalbar.  PKS PT Andalan dibangun pada 2018 dengan kapasitas 30 ton per jam

"Kita bangun pabrik sesuai visi dan misi menajadi perusahaan kelas dunia yang tumbuh dan dibanggakan negara.  Memberikan kesejahteraan  masyarakat dan manfaat pemerintah di Kabupaten Sekadau," ungkapnya.

Pabrik telah beroperasi percobaan selama sebulan sebelum diresmikan saat ini.

"Kami atas nama manajeman menyampaikan terima kasih terima yang membantu pembangunan pabrik ini, baik pihak kontraktor dengan jadwal yang ditentukan," katanya.

Kepala Desa Setawar, Agus menyambut baik pembangunan pabrik sawit di wilayahya. Pihaknya ingin daerah ini maju damai dan sejahtera.

"Jika daerah maju, kami aparat desa bangga memimpin daerah ini," ujarnya.

Agus menambahkan, PT Agro Andalan hadir  sejak 2007, perjalan waktu sampai masuk 12 tahun, pihaknya bangga adanya perkebunan sawit ini.

"Sebelum ada perkebunan daerah ini tertinggal. Semoga pabrik ini menjadi andalan sesuai nama perusahaannya untuk masyarakat bisa sejahtera," tegasnya.

Peresmian pabrik pengelolaan kelapa sawit ini ditandai pemukulan gong dan penandatangan batu prasasi oleh Bupati Rupinus dan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Aloysius yang disaksikan jajaran Forkopimda dan tamu undangan. (akh)

 Jangan Bakar Lahan

Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi pada kesempatan itu menegaskan, agar perusahaan perkebunan sawit tidak membakar lahan yang bisa merugikan semua pihak.

"Kita baru saja musim kemarau. Kita imbau agar semua pihak jangan melakukan pembakaran serentak. Aturan hukum ada batasan bagi petani, tapi bukan untuk sawit. Kita sadar belum ada cara efektif untuk membuka lahan tapi kita harus meminalisir asap," katanya. (akh)