Senin, 09 Desember 2019


Wabup Panen Padi Perdana di Desa Rawak Hulu

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 63
Wabup Panen Padi Perdana di Desa Rawak Hulu

PANEN RAYA - Wakil Bupati Sekadau Aloysius beserta jajaran dan masyarakat Desa Rawak Hulu menggelar panen raya berasama Gapoktan Bindang Jaya.

SEKADAU, SP - Wakil Bupati Sekadau Aloysius menghadiri panen padi perdana di Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Selasa (12/11). Hadir pula unsur Forkopimda, SKPD Kabupaten Sekadau, serta pemerintah kecamatan Sekadau Hulu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau, Drs. Sandae M.Si mengatakan, produktivitas padi sawah di Kabupaten Sekadau baru sebesar 2-3 ton per hektar dalam sekali panen di tahun 2018 lalu. 

"Dan sampai saat ini luas sawah di Kabupaten Sekadau mencapai kurang lebih 17.793 hingga 18.222 hektare cetak sawah yang makin bertambah produksi cetak sawah tanam sekali, dua, tiga kali panen dalam setahun," ujarnya. 

Menurutnya, angka produktivitas tersebut belum maksimal. Karena itu ke depan harus lebih ditingkatkan lagi.

"Peningkatan produktivitas dapat dicapai melalui penggunaan bibit unggul padi sawah.Selain itu yang menjadi permasalahan teknis adalah masalah pengairan irigasi dan hama-hama yang dapat merusak tanaman padi sawah," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Aloysius meminta pihak Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Sekadau dapat berkerjasama dengan SKPD terkait agar segera mendata jumlah saluran irigasi yang masih berfungsi, rusak atau lahan yang belum tersentuh irigasi.

"Setelah diketahui data pasti irigasi di setiap-tiap kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sekadau yang mempunyai area cetak sawah atau lahan yang berpotensi untuk produksi padi sawah, Pemerintah Kabupaten Sekadau akan mengusulkan pembangunan atau rehabilitasi irigasi baik melalui APBD Kabupaten Sekadau, Provinsi maupun APBN,"ungkap Politisi PDIP itu. 

Selain itu, mengenai benih, irigasi dan hama-hama yang bisa mengurangi hasil produksi padi, poin penting yang harus diperhatikan adalah penyuluh pertanian. 

"Maka dari itu, peningkatan kinerja penyuluh pertanian sebagai ujung tombak peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku kelompok petani Bindang Jaya Desa Rawak Hulu Kecamatan Sekadau Hulu," pesannya. 

Penyuluh pertanian diharapkan dapat meyakinkan petani untuk menerima teknologi maupun inovasi guna peningkatan produktivitas padi sawah di Kabupaten Sekadau, khususnya di Desa Rawak Hulu.

"Saya berharap Indeks Penanaman (IP) menjadi tiga yakni 1 tahun bisa 3 kali tanam dan bisa dipanen agar bisa meningkatkan produktivitas  dan swasembada beras,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Bindang Jaya Desa Rawak Hulu Alamsyah melaporkan bahwa lahan sawah di Desa Rawak Hulu ini seluas kurang lebih 10 hektare dengan capaian produksi lebih kurang 2-3 ton per hektar dalam satu kali panen.

"Adapun jenis padi atau bibit tersebut adalah Padi Trisakti yang bibitnya didatangkan dari Jawa sehingga bisa memproduksi dan menghasilkan panen padi setahun tiga kali panen," ucapnya. 

Ia berkomitmen, ke depan lebih meningkatkan daya dan upaya pemberdayaan petani dalam mengelola lahan pertanian dengan sebaik-baiknya. 

"Agar dapat meningkatkan produksinya, dan saya juga komitmen untuk hal itu, bagaimana mengembangkan potensi petani dan kreatifitasnya dengan pembinaan yang dilakukan secara berkala dan bahkan melek teknologi di era digitalisasi saat ini," tukasnya. (akh)