Minggu, 19 Januari 2020


74 Pendaftar Lamar Jadi Panwascam

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 93
74 Pendaftar Lamar Jadi Panwascam

DAFTAR - Proses registrasi pelamar calon Panwascam pada Pilkada Sekadau 2020. Sebanyak 74 orang telah mendaftar kepada Bawaslu Sekadau. SUARA PEMRED/AKMAL

SEKADAU, SP – Proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pilkada Serentak 2020 di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sekadau resmi ditutup pada Selasa (3/12) pukul 24.00 WIB. 

Sampai detik-detik terakhir masa pendaftaran, Bawaslu menerima 74 berkas pendaftaran dari pelamar di tujuh kecamatan. Selanjutnya, mereka yang telah mendaftar akan menjalani verifikasi berkas sebelum memasuki tahapan tes tertulis dan wawancara.

Ketua Bawaslu Sekadau Nursoleh SH mengatakan, Bawaslu akan merekrut sebanyak 3 orang dari masing-masing kecamatan untuk dilantik menjadi petugas Panwascam. 

“Dengan demikian, untuk 7 kecamatan akan dipilih 21 petugas Panwascam melalui proses seleksi yang akan dilaksanakan,” ujarnya. 

Nursoleh mengatakan, pihaknya akan membuka diri untuk menerima masukan, saran, dan tanggapan dari masyarakat terhadap nama-nama Balon Panwascam yang akan diseleksi.

“Silahkan masyarakat memberikan masukan atau tanggapan kepada kami, baik melalui website Bawaslu, Facebook atau langsung ke kantor kami,” saran Nursoleh.

Ditegaskannya, Bawaslu sangat memerlukan tanggapan masyarakat, terutama bila masyarakat mengetahui adanya Balon Panwascam yang akan mengikuti seleksi, namun pernah terdaftar sebagai pengurus, simpatisan atau kader partai politik dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. 

Sementara itu, salah seorang pendaftar Sunardi mengatakan, dirinya telah menyampaikan berkas lamaran pada hari Senin 2 Desember 2019 lalu, walaupun sempat ada yang kurang tetapi dirinya telah melengkapi berkas kekuarangan tersebut dengan cepat. 

"Saya daftar kemarin ke Bawaslu, dan saya juga sudah dua kali daftar. Mudah-mudahan diterima dan saya siap berkompetisi," ujarnya. 

Dirinya menilai, bahwa tugas dan fungsi pengawasan terhadap proses Pemilu bukanlah hal yang mudah, tentu banyak kejadian-kejadian yang terjadi seperti pelanggaran yang harua ditangani oleh Bawaslu. 

"Jadi dengan pengalaman yang ada saya rasa bisa menjalankan tugas tersebut, dan tentu pengawasan yang betul-betul partisipatif dan profesional harua diterapkan seauai aturan yang berlaku," ungkapnya. 

Pelamar lainnya, Karni mengatakan, dirinya mendaftarkan diri karena ada beberapa alasan. Diantaranya mencari pengalaman, mencari kawan baru dan tentu mengadu nasib. 

"Dengan pengalaman yang ada, saya cukup yakin dengan proses pengawasan dalam pemilu ini,  mudahan bisa lolos," pungkas Sarjana Pendidikan itu.

Berdasarkan data Sekretariat Bawaslu Sekadau, jumlah pendaftar Balon Panwascam berdasarkan kecamatan yakni di Kecamatan Sekadau Hilir ada 21 orang terdiri dari laki–laki 16 orang dan perempuan 5 orang, Kecamatan Sekadau Hulu 17 orang terdiri dari laki-laki 16 orang dan perempuan 1 orang, Kecamatan Nanga Taman 7 orang terdiri dari laki-laki 6 orang dan perempuan 1 orang.

Kemudian di Kecamatan Nanga Mahap ada 6 orang dimana semuanya adalah laki-laki, Kecamatan Belitang Hilir 7 orang terdiri dari laki-laki 6 orang dan perempuan ada 1 orang, Kecamatan Belitang Hulu 7 orang dan semuanya laki-laki dan Kecamatan Belitang 9 orang terdiri dari laki-laki 7 orang, perempuan 2 orang. 

Sehingga jumlah keseluruhan pendaftar Balon Panwascam di tujuh kecamatan adalah 74 orang yang terdiri dari laki-laki 64 orang dan perempuan 10 orang. (akh)