Rabu, 19 Februari 2020


KPU Sekadau Prioritaskan Kesehatan Penyelenggara Pemilu

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 113
KPU Sekadau Prioritaskan Kesehatan Penyelenggara Pemilu

RAPAT KOORDINASI - Jajaran Forkopimda rakor bersama KPU, salah satu pembahasan adalah prioritas kesehatan penyelenggara Pemilu di Pilkada 2020. SUARA PEMRED/AKHMAL

SEKADAU, SP - Tahapan rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk Pilkada Sekadau 2020 sudah dimulai. Dalam proses rekrutmen, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Pemkab Sekadau akan memprioritaskan kondisi kesehatan calon penyelenggara pemilu. 

Ketua KPU Kabupaten Sekadau, Drianus Saban mengatakan, berkaca pada Pemilu 2019, banyak penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. Bahkan, di Kabupaten Sekadau ada dua penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. 

“Pemeriksaan kesehatan menjadi sangat penting. Jadi, itu bagian dari syarat berkemampuan sehat secara jasmani dan rohani,” kata Saban, Kamis (16/1).

Saban mengungkapkan, untuk Pilkada 2020 mendatang secara keseluruhan penyelenggara pemilu yang akan direkrut sebanyak 4.517 orang. Jumlah tersebut, terdiri dari PPK sebanyak 35 orang, PPS sebanyak 261 dan 4.221 orang KPPS. 

Saban juga mengucapkan terima kasih terhadap dukungan yang diberikan oleh Pemkab Sekadau. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi calon penyelenggara pemilu penting dilakukan untuk memastikan kesiapan secara kesehatan. 

“Ini menjadi fokus kita, karena ada kerjasama KPU RI dengan Kementerian Kesehatan. Ini juga keseriusan pemerintah dalam menjamin kesehatan penyelenggara pemilu,” ucap Saban. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau, Aloysius mengungkapkan, Pemkab Sekadau siap mendukung penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Sekadau, salah satunya pemeriksaan kesehatan bagi petugas penyelenggara pemilu. 

“Mungkin tahap pertama pemeriksaan kesehatan bagi PPK, PPS setelah itu KPPS,” ungkap Aloy. 

Ia mengatakan, Pemkab bekerjasama dengan KPU Sekadau menyiapkan 13 tempat pelayanan kesehatan, terdiri dari 12 puskesmas yang tersebar di tujuh kecamatan dan satu rumah sakit untuk pengecekan kesehatan penyelenggara pemilu. 

“Kita akan siapkan petugasnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Saat pelaksanaan pilkada nanti petugas akan standby,” tuturnya. (akh)