Sujianto Minta Warga Jaga Kedamaian di Kota Singkawang

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 2143

Sujianto Minta Warga Jaga Kedamaian di Kota Singkawang
Suasana Kota Singkawang, Kalimantan Barat (ist)
SINGKAWANG, SP - Ketua DPRD Singkawang, Sujianto meminta agar masyarakat Singkawang tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan, terkait temuan kalender yang di dalamnya terdapat lambang Palu Arit . "Harapan kita Singkawang ini kan sudah aman dan kondusif, jangan ada kekacauan. Kasihan mereka yang ada memasang kalender, sepertinya mereka ditakut-takuti. Apalagi mereka yang ada di wilayah pinggiran kota," katanya di Singkawang, Jumat (1/7).

Dia berkata, aparat kepolisian memiliki peran penting dalam menenangkan masyarakat. Selain itu, ia meminta agar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, tidak menyebarkan isu-isu yang justru hanya akan memecah belas masyarakat. "Kalau sudah aman tolonglah jangan disebarkan isu tidak bagus, kalau masyarakat pintar bisa membaca jernih itu bagus, bagaimana yang tidak seperti itu?" ujarnya seraya bertanya.

Sujianto yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Singkawang ini, juga menyayangkan adanya orang-orang yang mulai memojokkan Tjhai Chui Mie, kader PDIP yang fotonya terdapat di kalender bergambar Palu Arit tersebut. "Bukan cuma dia (Tjhai Chui Mie) saja yang beli kalender ini, banyak yang lain kok, mulai dari organisasi hingga ada gambar artis. Jangan dipolitisasi apalagi kita memasuki masa Pilkada," katanya.

Ia tidak sependapat, ketika hal ini terus menjadi masalah yang dipolitisasi oleh lawan politik dari kadernya tersebut. "Saya sangat tidak sependapat," katanya.

Sujianto menilai lebih baik menyoroti lemahnya importir dalam memilih barang yang akan dimasukkan. "Importirnya juga itu, tahu tidak ada lambang seperti itu, dan sayangnya bisa masuk ke tempat kita," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa mengatakan, penyelidikan kalender bergambar Palu Arit saat ini masih terus dilakukan. "Masih perlu waktu. Tidak bisa langsung begitu saja mengambil kesimpulan,” katanya.

Dia juga meminta masyarakat Singkawang, agar tidak terhasut dengan isu-isu yang mengarah pada perpecahan. "Jangan termakan isu yang tidak baik, apalagi kita dalam masa Ramadan dan tidak lama lagi lebaran," ujar Sandi.

Menurutnya, semua pihak tentu tidak menginginkan adanya paham komunis, namun sejauh ini dari keterangan-keterangan yang didapat, lebih kepada ketidaktahuan warga masyarakat atas materi yang terdapat pada bagian 1 Juli. "Kita juga masih terus mendalami, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak, kita juga perlu waktulah," katanya.

Terkait kabar perwakilan warga yang menemui dirinya, guna mempertanyakan perkembangan kalender ini, berlangsung sangat positif dan saling berbagi informasi. "Tokoh masyarakat ini juga memberikan informasi kepada kita, begitu juga harapan-harapannya, saya rasa sangat positif dimana ada peran masyarakat juga, agar hal ini tidak berlarut-larut," katanya. (jee/lis/sut)