Disdukcapil Kota Singkawang Blokir e-KTP WN Malaysia

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 987

Disdukcapil Kota Singkawang  Blokir  e-KTP WN Malaysia
Lao Eou Chung alias Pabayo Lau, WN Malaysia yang diamankan Tim Pora Provinsi Kalbar dan Imigrasi Kelas II Singkawang. (SUARA PEMRED/ M ELIAZER)
  SINGKAWANG, SP - Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Disdukcapil) Kota Singkawang telah memblokir,  data base e-KTP atas nama Pabayo Lau alias  Lau Eou Chung, warga negara Malaysia.

Sebagaimana diketahui, Lau Eou Chung  ditangkap Tim Penanganan Orang Asing (Tim Pora) yang terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian, Disdukcapil dan Kantor Imigrasi Kelas II Singkawang pada Kamis (14/7) lalu.


"Kita juga melakukan pembatalan dan penarikan dokumen kependudukan yang telah diterbitkan sebelumnya," kata Zulhiar, Kepala Disdukcapil Kota Singkawang kepada wartawan, Selasa (19/7).

Zulhiar mengungkapkan setelah dilakukan pemblokiran, dipastikan seluruh data Pabayo Lau tidak dapat lagi diakses secara on line, seperti layaknya e-KTP umumnya.
"Tidak bisa dibuka lagi. Baru bisa dibuka setelah ada permohonan untuk membuka secara resmi, dan itu prosesnya akan panjang," ujarnya.

Zulhiar menjelaskan  tahap awal  hingga akhirnya, Disdukcapil Singkawang mengeluarkan e KTP atas nama Lau Eou Chung alias Pabayo Lau di e-KTP nya.

Menurut Zulhiar, dokumen kependudukan yang dikeluarkan Disdukcapil Singkawang, yakni berdasarkan data pada surat keterangan pindah WNI antar kabupaten/ kota dalam satu provinsi,  diterbitkan  kantor Disdukcapil Kabupaten Bengkayang tertanggal 15 September 2015.


"KK (Kartu Keluarga-red) atas nama Pabayo Lau yang diterbitkan oleh Disdukcapil Singkawang,  berdasarkan surat permohonan pendaftaran penduduk pindah masuk dengan nomor register  68151 tanggal 6 Oktober 2015," ujarnya.

Sedangkan kutipan akta kelahiran, tambah Zulhiar, dikeluarkan Disdukcapil Singkawang tanggal 22 Januari 2016, berdasarkan surat permohonan tanggal 21 Januari 2016.

"Proses pendaftaran penduduk pindah masuk Pabayo Lau yang didaftarkan pada Disdukcapil Singkawang,  sudah melalui proses dari tingkat RT, kelurahan dan kecamatan di Singkawang, dengan mengisi formulir permohonan yang disyaratkan," jelasnya.


Sebelum dilakukan penangkapan, lanjut Zulhiar, penyelidikan terhadap Pabayo Lau telah dilakukan sekitar Maret 2016 lalu oleh pihak Imigrasi Singkawang. Zulhiar mengatakan, pada Maret lalu,

Tim Pora Provinsi Kalbar  dan Imigrasi Singkawang telah melakukan koordinasi kepihaknya,  terkait dokumen kependudukan yang diterbitkan oleh Disdukcapil Singkawang berdasarkan dokumen dari Disdukcapil Bengkayang.


"Semua berkas sudah diperlihatkan kepada Tim Pora,  sekaligus sudah melakukan konfirmasi dengan Disdukcapil Bengkayang tentang penerbitan  SKPWNI atas nama Pabayo Lau," terangnya.


Disdukcapil juga,  lanjutnya,   telah memberikan rekaman,  terkait iris mata dan sidik jari dari hasil rekaman yang dilakukan Pabayo Lau pada tanggal 4 Januari 2016 lalu. (jee/sut)