SK PKPI, KPU Singkawang Berangkat ke Jakarta

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 1130

SK PKPI, KPU Singkawang Berangkat ke Jakarta
ILUSTRASI- Surat Keputusan yang beberapa waktu lalu beredar di medsos (ist)
SINGKAWANG, SP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang segera menindaklanjuti  dugaan ketidakabsahan surat keputusan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)  dalam pengusungan bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota Singkawang.

Hal ini dilakukan, menyusul adanya surat laporan dari DPP PKPI Provinsi Kalbar, yakni Muhammad Mustafa, yang meminta KPU kembali melakukan verifikasi ulang surat tersebut.

"Jadi, besok kita akan berangkat ke KPU Pusat untuk mengkroscek hal ini. Kita juga sudah menyampaikan surat ke KPU RI, untuk dihubungkan ke Isran Noor, sebagai ketua PKPI pusat, untuk mengklarifikasi SK rekomendasi PKPI, dalam pengusungan pendaftaran bakal calon," kata Syarial,  Komisioner KPU Singkawang, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/9).


Menurutnya, dalam beberapa hari hasil verifikasi mengenai hal itu, akan segera diketahui. Dia mengisyaratkan, jika memang dugaan itu benar, maka PKPI sebagai partai pengusung terancam digugurkan.

Pada beberapa pemberitaan, Ketua DPP PKPI Kalbar, Muhammad Mustafa menyatakan telah mengendus dugaan pemalsuan SK PKPI dalam mengusung, bakal paslon Wali Kota dan Wakil Walikota Singkawang.

"Kami melihat ada indikasi pemalsuan tanda tangan SK rekomondasi PKPI, dalam persetujuan pengusungan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, dengan dasar, terdapat beberapa versi rekomendasi dan persetujuan," kata Mustafa.

Selain itu, kata dia, ditemukan juga indikasi penyimpangan tanda tangan Ketua Umum, Isran Noor bersama Samuel Samson, dalam SK pengusungan paslon Wali Kota Singkawang.

Sebagaimana diketahui, PKPI  bersama Partai Golkar, dan PPP telah mengusung Tjhai Nyit Kim (Malika)- Suryadi,  sebagai bakal paslon wali kota pada Pilwako 2017 mendatang.

Koalisi ketiga partai tersebut memiliki 9 kursi di legislatif.  Artinya, syarat minimal dukungan kursi tersebut pas-pasan dalam mengusung bakal paslon.

Ketua Panwaslu Singkawang, Julita mengaku sudah menerima laporan terkait dugaan ketidak absahan SK PKPI tersebut.
"Kita sudah menerima itu. Dan sekarang saya sedang rakor yang juga membahas terkait hal tersebut," kata Julita, Ketua Panwas Singkawang, Julita saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Senin (10/10).

Untuk tindaklanjutnya, Julita belum bisa menyampaikan secara rinci. Karena persoalan tersebut masih dilakukan pembahasan melalui rapat koordinasi.

Hingga berita ini diturunkan,  Ketua DPC PKPI Kota Singkawang, Frumensius belum bisa dikonfirmasi. Pasalnya,  sambungan teleponnya tidak bisa dihubungi. Begitu juga dengan Malika, yang bersangkutan tidak mengangkat telepon dari Suara Pemred.  (abd/sut)