FKUB Kutuk Bom Molotov di Singkawang

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 967

FKUB  Kutuk Bom Molotov di Singkawang
GRAFIS (SUARA PEMRED/ KOKO)
SINGKAWANG, SP- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Singkawang, Baharuddin mengutuk keras pelemparan vihara dengan bom molotov. Dan berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti dan mengungkap pelaku dan motifnya.
“Kami mengutuk keras kejadian itu. Kami sangat kaget. Kejadian itu harus diwaspadai agar tidak berlanjut kepada rumah ibadah yang lain,” kata Baharuddin. 

Baharuddin mengungkapkan Singkawang dikenal dengan Kota 1000 Vihara, memiliki ratusan rumah ibadah umat Islam, dan puluhan gereja. Baharuddin meminta semua rumah ibadah dijaga kondusifitasnya. Diakuinya,  pilkada tahun ini sangat rawan, utamanya perihal kerukunan dan keamanan.

Menurutnya, setiap calon Wali Kota yang bertarung wajib menjaga dan memelihara kerukunan yang telah terbangun.
“Singkawang sendiri dikenal sebagai kota toleran terbaik ke-3 menurut Setara Institut. Jangan sampai dirusak oleh hal-hal destruktif seperti itu. Seluruh tokoh agama kita minta untuk turun ke bawah, mengimbau umatnya dan rumah ibadahnya agar tercipta suasana yang bagus,” pintanya. 

Singkawang merupakan kota multi kultur, multi agama, dan multi etnis. Diharap masyarakat bisa memelihara situasi kondusif yang telah berlangsung. Kekompakan aparat keamanan, baik TNI maupun Polri serta aparat keamanan lain diminta Baharuddin, lebih mengintensifkan kerja intelejen.  “Karena intelejen sebagai pendeteksi dini terhadap setiap hal-hal yang berdampak destruktif kepada Kota Singkawang,” sebutnya.

FKUB juga mengimbau Kepala Daerah, sebagaimana Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, pro aktif menyikapi masalah tersebut. “Karena tanggungjawab hal itu ada di tangan mereka,” tutupnya. (bls)