Ancam Bekukan Izin Hotel, Ini Kata PHRI Kalbar

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 897

Ancam Bekukan Izin Hotel, Ini Kata PHRI Kalbar
Ilustrasi (Dok.SP)
SINGKAWANG, SP- Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalbar, Edi Kamal mengatakan perihal harga merupakan kebijakan dari masing-masing hotel.

Pasalnya, hotel pun tak mungkin menjual kamar di bawah harga standar. Segala pengeluaran, mulai dari air, listrik, hingga gaji pegawai masuk dalam hitungan.

“Kalau mau jual harga tinggi dalam keadaan sepi, tidak dibeli orang. Itu pasar yang bermain. Saat sepi, hotel akan berusaha bagaimana menarik tamu dengan diskon, membuat iven di hotel. Jadi kalau lagi ramai, itulah saat panen,” kata Edi. 

Menurutnya, banjir pengunjung tidak datang setiap hari. Pemerintah seharusnya membuat kegiatan-kegiatan yang mendatangkan orang banyak, selevel keramaian Cap Go Meh. 

“Harga yang tinggi itu kan hukum pasar. Meningkatnya jumlah permintaan dengan sendirinya akan membuat harga naik,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Edi,  bisa saja memang pemerintah mengatur batas, namun harus duduk bersama pengusaha hotel dan PHRI. 

"Sebab yang paling tahu harga atas dan bawah adalah pengusaha itu sendiri," harapnya. (jee)