Peserta BPJS Kesehatan di Singkawang Meningkat

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 688

Peserta BPJS Kesehatan di Singkawang Meningkat
Ekspos – BPJS Singkawang saat ekspos capaian kinerja. Berdasarkan data yang ada, jumlah peserta BPJS Kesehatan di Singkawang mengalami peningkatan signifikan.
SINGKAWANG, SP - Bergulirnya program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program JKN-KIS membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.   Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Mardani mengatakan, saat ini, secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70 persen jumlah proyeksi penduduk Indonesia tahun 2017.  

"Laporan audited akhir tahun 2016 memberikan gambaran bahwa program JKN-KIS sangat dirasakan masyarakat. Ini terlihat dari pemanfataan kartu BPJS Kesehatan di 2016 secara nasional sebanyak 177,8 juta kunjungan ke fasilitas kesehatan," ujarnya saat Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Selasa (22/08).  

Sementara pencapaian kinerja Program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singkawang yang mencakup Kota Singkawang, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang juga meningkat.   

Sampai 30 Juni 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Singkawang mencapai 559.449 jiwa. Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemkot Singkawang melalui program PBI APBD sebanyak 10.862 jiwa, Pemkab Sambas melalui program PBI APBD sebanyak 16.270 jiwa, Pemkab Bengkayang melalui PBI APBD sebanyak 3671 jiwa.  

Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama. Saat ini Kantor Cabang Singkawang telah bermitra dengan 85 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 51 Puskesmas, 15 dokter praktik perorangan, 4 dokter praktik gigi Perorangan, 15 klinik pratama.   Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Singkawang juga telah bekerja sama dengan 12 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 12 Rumah Sakit, dan 5 Optik.  

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan Program JKN-KIS," ungkap Mardani.   Selain itu, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan, serta mempercepat cakupan kepesertaan, berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut.  

"Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di kantor cabang, kantor layanan operasional kabupaten/kota, website, dan bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400," ungkapnya. (pul/jee)

Komentar