Pria 40 Tahun di Singkawang Cabuli Anak Tetangga

Singkawang

Editor Admin Dibaca : 490

Pria 40 Tahun di Singkawang Cabuli Anak Tetangga
Ilustrasi (SP/Net)
SINGKAWANG, SP - Anak di bawah umur menjadi korban pencabulan di Kota Singkawang. Di mana kejadian ini menimpa anak Acun, warga Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Dia menjadi korban pelecehan seksual, Jumat (8/9) pagi, saat hendak pulang dari sekolah berjalan kaki ke rumah.

"Kejadiannya pagi tadi, sekitar pukul 10.45 WIB. Saat dia pulang sekolah menuju ke rumah," kata Acun, ayah korban, usai memberikan laporan ke Mapolres Singkawang, Jumat (8/9).

Ironisnya, pelaku pencabulan diduga tetangga sekaligus teman ayah korban berinisial AC berusia 40 tahun.

“Saya tidak menyangka. Bisa-bisanya anak saya diperlakukan seperti itu. Tentu saya selaku orangtua sangat marah," ujarnya.

Menurut penuturan anaknya, dia diturunkan pelaku di persimpangan Jalan Bata RT 53 / RW 08, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.

"Saya terkejut, sampai di rumah melihat anak saya menangis. Saya dan istri pun bertanya mengapa menangis. Berulang kali ditanya anak saya selalu diam," ceritanya.

Karena masih penasaran, diapun bertanya dengan nada mengancam. Barulah anaknya mengaku bahwa kemaluannya terasa sakit.

Seakan tak percaya, dia bersama istrinya pun langsung mengecek celana dalam milik anaknya.
"Saat di cek, kami melihat ada bercak darah di celana tersebut. Pengakuan anak saya kalau dia dikerjai oleh AC yang merupakan tetangga saya sendiri," ujarnya.

Tak berlama-lama lagi, Acun pun mengambil tindakan dengan memanggil Ketua RT setempat, tetangga dan mengumpulkan sanak saudara.

"Berdasarkan kesepakatan, akhirnya kita memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi dengan didampingi Anggota DPRD Singkawang, Lo Abidin,” kata dia.


Secara terpisah, Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa membenarkan telah menerima laporan tersebut. "Kita akan melakukan pemeriksaan terhadap, korban, orangtua korban, dan berkoordinasi dengan unit PPA," kata Sandi.

Apabila terbukti, maka pelaku bisa dikenakan UU tentang Tindak Pidana Cabul Terhadap anak dibawah umur. (rud/jee)



Komentar