HET Beras Ditetapkan, Pemkot Panggil Distributor

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 579

HET Beras Ditetapkan, Pemkot Panggil Distributor
HARGA BERAS – Seorang pedagang beras tengah merapikan beras dagangannya. Harga jual beras bervariatif sesuai dengan kualitas
SINGKAWANG, SP – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang akan memanggil seluruh distributor beras di Singkawang seiring penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras oleh pemerintah pusat. “Koordinasi ini penting karena ini berkaitan dengan usaha mereka,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang, Hendryan, Jumat (29/9). Aturan ambang batas maksimal harga jual beras diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017 tentang Penetapan Harga eceran tertinggi (HET) beras untuk seluruh wilayah Indonesia berdasarkan zona masing-masing wilayah.

Untuk wilayah Kalimantan beras medium dijual seharga Rp9.950 per kilogram, sedangkan beras premium dijual seharga Rp13.300 per kilogram.

"Ketetapan ini telah dikeluarkan Menteri Perdagangan RI, dan mulai diberlakukan di seluruh Indonesia pada 1 September 2017," kata Hendryan

Meskipun didalam peraturan itu telah ditentukan, namun pihaknya juga akan meminta masukan dari para distributor apa saja yang akan menjadi kendala seandainya harga diberlakukan sesuai Permendag tersebut.

"Namun bila tidak mengikuti harga ketetapan itu maka kita akan berkoordinasi dengan Pempus dan Pemprov apakah dibolehkan dengan alasan-alasan yang masuk akal," ujarnya.

Saat ini dikatakan Hendryan pedagang besar sampai dengan pengecer beras sudah mengambil beras untuk stok dengan harga yang lebih murah sebelum Peraturan Menteri dikeluarkan.

"Nah apakah ini bisa ditoleransi untuk dijual sesuai dengan harga sampai batas tertentu, ini juga yang harus dipertegas," ungkapnya. (rud/jee)




Komentar