Sabtu, 21 September 2019


Truk Bermuatan Ilegal Asal Malaysia Diamankan Polisi

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 626
Truk Bermuatan Ilegal Asal Malaysia Diamankan Polisi

Diamankan - Sebanyak enam truk yang membawa barang-barang ilegal asal Malaysia diamankan Polres Singkawang. Saat ini belum diketahui pemilik dari truk tersebut

SINGKAWANG, SP - Satuan Reskrim Polres Singkawang telah mengamankan enam truk yang membawa pakaian baru, keramik, bahan bangunan dan pasir yang diduga berasal dari Malaysia. Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Singkawang, AKP Michal Terry Hendrata menjelaskan, enam truk beserta supir diamankan di Jalan Sakok saat melakukan perjalanan menuju Pontianak, Kamis (2/11) sekira pukul 04.30 WIB.

Dari enam truk yang diamankan, dijelaskan Terry, empat truk berisi pakaian baru, satu truk bermuatan keramik bermotif lukisan, dan satu truk bermuatan bahan bangunan dan pasir. "Pasir ini menurut pengakuan supirnya akan digunakan untuk makam," ujar Tery, Jumat (11/3). Saat ini menurut Terry, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Bea Cukai Sintete untuk tindakan lebih lanjut terhadap barang-barang ilegal tersebut.

"Berdasarkan koordinasi kita dengan Bea Cukai Sintete, bahwa mereka juga akan melakukan koordinasi dengan Kanwil Provinsi terkait tangkapan kita," ungkapnya.

Dijelaskan Terry, Bea Cukai Sintete nantinya juga akan melakukan analisa selama 5x24 jam. Setelah ada serah terima dari penyidik Polres Singkawang, barulah mereka akan melakukan pengumuman atau sosialisasi di media untuk mengetahui siapa pemilik dari barang-barang ilegal ini.

"Sesuai prosedur ada dua opsi yang akan dilakukan Bea Cukai, pertama, jika dalam tempo 30 hari setelah diumumkan ditemukan pemiliknya maka Bea Cukai akan melakukan penindakan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bea Cukai.
Namun jika pemiliknya tidak diketahui maka opsi kedua adalah melakukan lelang,” jelasnya.
Michael menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya jika barang-barang itu berasal dari Kuching, Malaysia.

"Dari keterangan saksi (supir) mengiyakan bahwa barang itu berasal dari Malaysia yang dengan tujuan ke Pontianak. Cuma mereka ini tidak tahu akan diturunkan di gudang mana apabila sudah tiba di Pontianak," tuturnya. (rud/jee)