Pasar Alianyang Diresmikan

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 429

Pasar Alianyang Diresmikan
PERESMIAN - Sejumlah pejabat di Kota Singkawang menghadiri peresmian Pasar Alianyang yang dilakukan Asisten I Pemerintah Kota Singkawang, Heri Apriyadi, Kamis (14/12). (SP/Rudi)

Sempat Menui Protes


SINGKAWANG, SP – Setelah sebelumnya sempat diprotes pedagang dan juru parkir (jukir), Pasar Alianyang Singkawang akhirnya diresmikan. Persemian pasar semi modern ini dilakukan Asisten I Pemerintah Kota Singkawang, Heri Apriyadi, Kamis (14/12).

Dalam acara peresmian hari itu, Heri mengungkapkan pembangunan Pasar Alianyang sejalan dengan visi Pemkot Singkawang yaitu Singkawang aman, nyaman, maju dan sejahtera berbasis jasa, perdagangan dan agro industri.

Pembangunan Pasar Alianyang bertujuan menciptakan pasar yang layak dan representatif agar permasalahan kesemrautan, kesan kumuh dan ketidaknyamanan akibat kurangnya sarana dan prasarana pasar  dapat teratasi.

Selain itu juga untuk memberikan kesempatan berusaha kepada pedagang kaki lima (PKL) dan mewujudkan kota yang bersih, indah, tertib dan aman dengan sarana dan prasarana perkotaan yang memadai dan berwawasan lingkungan.

“Selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar pasar dari multiplier effect pembangunannya,” kata Heri.

Menurutnya, sebagai kota perdagangan terbesar kedua setelah Kota Pontianak di Kalbar, Singkawang terletak di wilayah pesisir yang sangat strategis, kemudian posisi interland di antara Kabupaten Sambas dan Bengkayang.

"Tentunya ini sangat menguntungkan dalam pembangunan daerah serta sebagai sentra bisnis dan pemasaran produk, antar wilayah disekitarnya," ungkapnya.

Sedangkan keuntungan lain yang diharapkan dari pembangunan Pasar Alianyang ini sebagai alur distribusi sejumlah produk mulai dari pertanian hingga industri.

"Namun yang terpenting, keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui dukungan dan kerja sama semua pihak," pintanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang, Hendryan mengatakan di Pasar Alianyang yang baru dibangun terdapat 137 unit kios, 144 unit los, toilet, Mushala, pos ukur/pengamanan dan Ipal.

Sementara pedagang yang menempati adalah pedagang asal Pasar Alianyang sekitar Terminal Induk, pedagang ikan Pasar Alianyang, sebagian PKL di kawasan Pasar Beringin, PKL ikan simpang Kuala Jalan Pelangi dan PKL buah Jalan Kalimantan.

"Sedangkan pedagang yang menempati sarana perdagangan terdiri dari berbagai pedagang yang menjual berbagai komoditas dagangan," katanya. (rud/jee)