Senin, 23 September 2019


Geger! Seorang Istri di Singkawang Ditemukan Sudah Jadi Mayat Tergantung di Tali Ayunan

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 3081
Geger! Seorang Istri di Singkawang Ditemukan Sudah Jadi Mayat Tergantung di Tali Ayunan

Korban gantung diri saat dievakuasi di RSUD Abdul Aziz Singkawang. (SP/Rudi)

SINGKAWANG, SP - Warga Jalan Jeruk II, Perumnas Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang digegerkan dengan sesosok mayat perempuan yang tergantung di dalam rumah, Senin (5/2) sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Singkawang Tengah, AKP Yober Lisu mengatakan, korban bernama Farida (30).

"Dia ditemukan oleh suaminya bernama Diman (34) dengan posisi tergantung pada tali nilon plastik warna putih belang-belang yang biasa digunakan untuk ayunan anaknya di ruang keluarga," katanya.

Berdasarkan keterangan yang diambilnya dari TKP, bahwa saksi DV (tetangga korban) mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, kedua anak korban yang masih kecil datang ke rumah DV dan mengatakan jika ibunya (korban) sedang sakit.


Selanjutnya, DV datang ke rumah korban untuk mengecek informasi yang disampaikan kedua anak korban.

"Saat dicek memang benar jika korban mengatakan sedang sakit maag dan ulu hati," ceritanya.

Mendapat kabar seperti itu, DV lalu pulang dengan membawa kedua anak korban. Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, anak korban menangis dan mau pulang menemui ibunya.

"Tapi pintu rumah korban terkunci dari dalam, kemudian DV mencoba menggedor jendela kamar dari samping rumah korban," ungkapnya.

Suami korban yang pada saat itu sedang tertidur di dalam kamar, kemudian terbangun karena mendengar ada seseorang memanggil untuk dibukakan pintu.

"Namun pada saat mau membukakan DV pintu itulah, dia melihat istrinya (korban) sudah dalam keadaan posisi tergantung di ruang tengah (keluarga)," ujarnya.

Dimana pada saat tergantung, korban masih mengenakan baju kaos berwarna coklat, celana panjang kotak-kotak dengan posisi tergantung.

"Saat ini mayat korban sudah dibawa ke RSUD Abdul Aziz Singkawang untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. (rud)