Songkok Dibentuk di Singkawang

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 381

Songkok Dibentuk di Singkawang
Blusukan - Songkok Chapter Singkawang blususkan ke pasar. (Ist)
SINGKAWANG, SP - Setelah tingkat provinsi, Solidaritas Pendukung Karolin untuk Kalbar (Songkok) mendeklarasikan komunitas pendukung cagub nomor urut 2 ini di Kota Singkawang.

Koordinator Songkok Chapter Kota Singkawang, Taufik Ikhsan, menjelaskan bahwa kesamaan visi dan misi yang mengantarkan kumpulan pemuda mendeklarasikan diri untuk mendukung Karolin Margret Natasa.

“Ibu Karolin yang kami anggap memiliki perhatian khusus terhadap pemuda dan terlebih dalam menghadapi bonus demografi nantinya" ujarnya kepada awak media, Kamis (1/3).

Dalam penyampaianannya, Taufik mengajak pemuda di Singkawang untuk sadar dan aktif terhadap proses demokrasi yang akan diselenggarakan tahun ini.

“Bahwa sejatinya peran pemuda terhadap perubahan yang terjadi tidak dapat dipungkiri lagi. 1908 ada Bung Tomo maka 2018 ini ada Songkok yang harus mampu memberikan perubahan terhadap daerah. Keberadaan kami lahir dari inisiatif sendiri bukan perintah partai tertentu maupun kandidat calon gubernur yang kami dukung,” jelas dia.

Pada kesempatan itu, hadir salah satu inisiator Songkok Kalbar, Rachmatul Fitrah. Ia mengatakan deklarasi Songkok karena adanya kesadaran dan inisiatif kelompok pemuda yang sadar akan pentingnya partisipasi demokrasi demi mencapai cita berbangsa.

“Guna merebut dan meraih cita-cita mulia kita tidak hanya bisa diam dan menanti, tentu kita memerlukan perkumpulan seperti apa yang dilakukan oleh kelompok pemuda pada tahun 1908 dalam wadah Boedi Oetomo. Cita-cita mulia itu pula yang harus sama-sama kita perjuangkan dan kami lihat ada pada Ibu Karolin serta beliau mampu mewakili seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ia optimis Songkok mampu memposisikan gerakan dalam pesta demokrasi tahun ini.

“Tentu tidak menjadi kelompok pemuda yang apatis, perubahan itu lahir dari ketiadaan nalar yang bebas berfikir realistis, menjadi penonton bukan hal yang menarik sertu bentuk kesia- siaan yang semestinya tidak ada di usia pemuda,” terangnya.

Gerakan pertama yang dilakukan Songkok Chapter Singkawang sementara ini yaitu mengenalkan sosok pilihan ideal kepada masyarakat.

“Hari ini kami turun ke pasar sembari membagikan serta mengenalkan kandidat kepada kalangan masyarakat dan kami mulai di terminal Bengkayang kemudian dilanjutkan ke pasar-pasar di Kota Singkawang. Gerakan ini tentu akan berlanjut di kemudikan hari hingga masyarakat sadar akan pentingnya demokrasi,” pungkas Koordinator Deklarasi, Roni. (umr/jee)