Minggu, 15 Desember 2019


Warga Singkawang Barat Geger Temukan Mayat di Dalam Rumah

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 615
Warga Singkawang Barat Geger Temukan Mayat di Dalam Rumah

Evakuasi temuan mayat di Singkawang Barat. (SP/Rudi)

SINGKAWANG, SP - Warga Jalan Sindan Sana Rt 44 Rw 06, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, digegerkan temuan sesoyok mayat laki-laki yang tewas di dalam rumah, pada hari Sabtu (24/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Bagio Erianto mengatakan, mayat laki-laki tersebut bernama Tjhai Fab Kit alias Afa (41).

"Mengenai sebab-sebab meninggalnya korban masih kita dalami, tapi secara pasti tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh korban," katanya.

Atas kejadian itu juga, dirinya telah memeriksa beberapa saksi yang tinggal di sekitar rumah korban, dimana menurut keterangan saksi telah disimpulkan bahwa Afa sudah lama memiliki riwayat penyakit.

Kemudian kronologis meninggalnya korban, berawal dari saksi AL saat itu sedang makan malam di dapur. Tiba-tiba mencium bau busuk seperti bau bangkai tikus mati.

Selanjutnya, saksi AL memberitahukan hal tersebut kepada abangnya JM. Setelah mendapat kabar tersebut, JM mengintip dari ventilasi rumah yang ada di dapur namun tidak melihat apa-apa.

JM pun curiga, kalau bau yang dikatakan adiknya (AL) tersebut, bukanlah berasal dari bangkai tikus. Selanjutnya, JM memangil korban yang tinggal tepat di belakang rumahnya, namun saat dipanggil tidak ada jawaban sama sekali dari korban.

Kemudian, JM pergi ke arah belakang rumahnya yang kebetulan juga arah untuk masuk ke dalam rumah korban.

"Pada saat hendak masuk ke dalam rumah korban pintu pagar rumah korban terkunci dari dalam, dikarenakan terkunci akhirnya JM kembali memanggil korban lagi-lagi tidak ada jawaban dari korban," jelasnya.

Saat itu, JM juga mengakui telah mencium bau yang lebih menyengat dari dalam rumah korban. Dengan adanya bau tersebut, akhirnya JM memberitahukan hal tersebut kepada warga yang lain dan mengubungi ketua RT setempat.

Tidak berapa lama kemudian, Ketua RT atas nama Ten Jun Fui datang dan melaporkan perihal tersebut ke pihak kepolisian.

Dengan adanya laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan setelah datang ke TKP pihak kepolisian menemukan korban sudah dalam keadaan meningal dunia dengan kondisi membengkak dan berbau busuk.

"Pengakuan beberapa saksi bahwa selama ini korban memang tinggal sendirian di rumah (TKP)," katanya. 

Atas kejadian itu pula, pihak kepolisian telah menghubungi pihak keluarga korban bernama Asian dan Afung.

"Dimana kedua saudaranya ini saat dihubungi sedang berada di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas," ujarnya.

Sambil menunggu pihak keluarganya datang, korban akhirnya dievakuasi ke rumah sakit Abdul Aziz Singkawang.

"Jadi kita masih menunggu pelaporan secara resmi dari pihak keluarga korban," katanya. (rud)