Polsek Singkawang Barat 'Obok-obok' Lokasi Penjualan Miras Ilegal

Singkawang

Editor K Balasa Dibaca : 447

Polsek Singkawang Barat 'Obok-obok' Lokasi Penjualan Miras Ilegal
Penggerebekan lokasi penjualan miras. (SP/Rudi)
SINGKAWANG, SP - Satgas Miras Ilegal Polsek Singkawang Barat melakukan penggerebekan terhadap sejumlah tempat yang menjual minuman keras (miras) ilegal yang telah beredar di kota setempat. 

"Penggerebekan atau giat razia miras ini kita lakukan pada Senin (16/4) sekitar pukul 21.30 s/d 24.00 WIB," kata Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Bagio Erianto, Selasa (17/4). 

Dalam penggerebekan yang dilakukan, dari enam TKP hanya dua TKP saja yang ditemukan ada barang bukti mirasnya. 

Seperti di TKP Pondok Pisang Jalan Tani Kelurahan Kuala, jelasnya, didapati sejumlah warga yang sedang kumpul-kumpul sambil meneguk miras. 

"Di TKP itu juga kita melihat ada satu botol arak yang tersisa tinggal 1/4 liter yang selebihnya sudah di minum," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan dari mereka, bahwa arak tersebut didapat oleh AK dari Kelurahan Pajintan. 

"Mereka tidak kita amankan, hanya diberikan imbauan dan peringatan saja. Sedangkan barang bukti miras kita amankan ke Polsek Singkawang Barat," ungkapnya. 

Tak hanya itu, pihaknya juga menemukan barang bukti miras di rumah PPB Jalan Yos Sudarso Gang Parit Ketapang, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat. 

Di rumah tersebut, katanya, terdapat sebanyak 81 botol miras jenis arak putih dan dua ken yang berukuran lima liter yang terdiri satu ken berisikan arak putih dan satu ken berisikan 1/4 arak putih. 

Selanjutnya, terhadap barang bukti yang ditemukan beserta pemilik sudah pihaknya amankan di Polsek Singkawang Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Untuk empat TKP lainnya, seperti Gerobak Kios Bensin simpang Jalan Tsjafioeddin Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Komplek Terminal Pasiran Jalan Stasiun, Bilyard Jalan Tani Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat dan Bilyard Jalan Tsjafioeddin Gang Dwi Tunggal tidak ditemukan miras.

Meski demikian, pihaknya tetap memberikan imbauan dan peringatan tentang larangan peredaran miras kepada masyarakat. (rud)