Rabu, 13 November 2019


BPBD Keluarkan Imbauan Cegah Karhutla

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 438
BPBD Keluarkan Imbauan Cegah Karhutla

Ilustrasi. (Net)

SINGKAWANG, SP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang telah mengeluarkan imbauan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengingat cuaca panas yang terjadi dalam beberapa minggu ini.

Kepala BPBD Singkawang, Hurhanuddin mengatakan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrim sekarang ini, beberapa hal perlu diperhatikan. Yakni bila masyarakat yang tinggal bukan di lahan gambut bila membersihkan pekarangan sebaiknya sampahnya dibuang ke tempat pembuangan sampah terdekat.

Kemudian masyarakat yang bermukim di lahan gambut, untuk bersih-bersih tempat hunian dan lahan perkebunan baik perorangan/perusahaan sebaiknya sampahnya tidak dibakar. "Karena kelalaian pengawasan akan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)," ujarnya.

Bagi masyarakat perokok tidak membuang puntung sembarangan terutama di lahan gambut atau lahan yang mudah terbakar.

Apabila kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi akibat kesengajaan tentunya akan mendapatkan sanksi hukuman. Kesengajaan membakar hutan sanksinya hukuman penjara 15 tahun, denda Rp15 miliar.

Sedangkan kesengajaan membakar lahan perkebunan maka sanksinya hukuman penjara minimal 3 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Berdasarkan imbauan diatas, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban dalam mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), marilah bersama-sama mentaati peraturan yang ada, demi kenyamanan dan keamanan.

"Semoga pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Singkawang dapat di minimalisir bahkan tidak ada hotspot samasekali. Salam tangguh dan salam kemanusiaan," katanya.

Sementara itu, team gabungan penanggulangan Karhutla Singkawang yang terdiri dari seluruh Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan anggota Manggala Agni Daop Singkawang melaksanakan kegiatan Patroli pada daerah yang berpotensi rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Untuk wilayah Singkawang Tengah daerah yang paling rawan Karhutla adalah Kelurahan Roban karena di wilayah tersebut hampir dipenuhi dengan lahan gambut yang sudah kering," kata Kasubag Humas Polres Singkawang, IPTU Gatot Sukoco. (rud/ang)