Dewan Harapkan Pasokan Air Bersih Tetap Normal Meski Kemarau

Singkawang

Editor Indra W Dibaca : 176

Dewan Harapkan Pasokan Air Bersih Tetap Normal Meski Kemarau
IPA 150 liter/detik di Kelurahan Roban, Singkawang Tengah. (SP/Rud)
SINGKAWANG, SP - DPRD Kota Singkawang berharap pasokan air minum oleh PDAM Gunung Poteng Singkawang ke pelanggan tetap berjalan dengan normal meskipun saat ini sedang musim kemarau.

"Bukan justru sebaliknya, karena pada musim seperti inilah warga sangat membutuhkan pasokan air bersih. Oleh karena itu, kita harapkan kinerja PDAM tetap maksimal meskipun cuaca kemarau," kata Ketua DPRD Singkawang, Sujianto, Minggu (22/7).

Apalagi, PDAM Gunung Poteng Singkawang sudah ditopang dengan anggaran yang cukup besar sehingga diharapkan pelayanan air bersih ke masyarakat bisa lebih maksimal.

"Jangan pula sewaktu musim kemarau ini PDAM juga ikut kering," ujarnya.

Namun, dia juga tidak menampik bahwa kinerja PDAM Gunung Poteng saat ini sudah lebih baik dikarenakan setiap hari pasokan air sudah cukup memadai kecuali hari Minggu.

"Kalau di Kelurahan Tengah saya lihat sudah baik. Air tetap mengalir meskipun cuaca kemarau," ungkapnya.

Namun dia juga perlu memastikan apakah di kelurahan lainnya tetap merasakan pasokan air bersih dari PDAM di musim kemarau sekarang ini.

"Seperti Kelurahan Kuala maupun Kelurahan-Kelurahan lainnya, harusnya sudah juga ikut merasakan air bersih dari PDAM," pintanya.

Dia juga meminta agar PDAM Singkawang proaktif memetakan wilayah yang rawan dengan kekeringan selain pelanggan PDAM.

"Minimal kalau mendesak dan memang kekeringan sudah akut bisalah dibantu dengan pasokan air bersih menggunakan armada PDAM yang ada," pintanya.

Karena bagaimanapun,  tambahnya, kondisi saat ini memang ekstrim. "Belum ada curah hujan yang dapat membantu warga untuk memenuhi persediaan air bersih," ungkapnya.

Oleh sebab itu,  dia berharap, pasokan air bersih ke warga bisa terus berjalan sehingga tidak kekurangan pasokan air.
Secara terpisah, Direktur PDAM Gunung Poteng Singkawang, Kristina Killin mengatakan, jika pihaknya tetap komitmen melayani konsumen dan memberikan pelayanan terbaik, selama pasokan air baku masih bisa dipompa.

"Kecuali sumber air bakunya kering. Karena yang rawan kering adalah sumber air Tirtayasa (dari gunung) dan yang cukup bisa diandalkan adalah sumber air di Sungai Semelagi," katanya.

Menurutnya, sumber air bersih yang berasal dari gunung sudah dipastikan akan kering pada musim kemarau saat ini. Tapi, kalau sumber air sungai  Semelagi juga ikut kering, maka akan sama-sama mengalami kekeringan.
"Namun itu tentu saja bukan harapan kita," ujarnya.

Dia menambahkan, sejauh ini pasokan air bersih ke pelanggan masih normal dan aman-aman saja.  Bahkan, pihaknya juga terus melakukan yang terbaik guna menjaga pasokan air tetap normal.

Sementara salah satu pelanggan dari kalangan berpenghasilan rendah (MBR), Darmawati mengakui, jika pasokan air bersih saat ini masih lancar meskipun musim kemarau.

"Alhamdulillah, masih tetap lancar," katanya.

Pelanggan PDAM yang tinggal di Jalan Manggis, Kelurahan Roban, Singkawang Tengah ini juga mengakui, kalau pemasangan PDAM melalui MBR sangat membantu dirinya dalam ketersediaan air bersih.

"Sebelumnya kita hanya mengandalkan air hujan, tapi kalau musim kemarau mau tidak mau kita harus berangkut air," ujarnya. (rud)