Rabu, 16 Oktober 2019


Satu Jemaah Haji Singkawang Tertunda Berangkat ke Mekkah

Editor:

Indra W

    |     Pembaca: 406
Satu Jemaah Haji Singkawang Tertunda Berangkat ke Mekkah

Jemaah haji asal Kota Singkawang, Syamsul Ma'arif (kaos putih) tertunda berangkat ke Mekkah karena sakit. (Ist)

SINGKAWANG, SP - Satu jamaah haji asal Kota Singkawang bernama Syamsul Ma'arif (salah satu pimpinan panti asuhan Kota Singkawang) harus tertunda keberangkatannya ke tanah suci Mekkah dikarenakan kondisinya yang sedang sakit.

"Satu jamaah haji belum kita berangkatkan, karena kondisi yang bersangkutan sedang dalam kondisi sakit," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Singkawang, Aprianto, saat dihubungi via telepon, Sabtu (4/8).

Sekarang ini, katanya, yang bersangkutan masih berada di Rumah Sakit Daerah Batam untuk dilakukan pengecekan kesehatan jantung.

"Jika memang tidak ada kendala, maka besok (Minggu, 5/8) bisa kita berangkatkan pada kloter selanjutnya," ujarnya.

Menurutnya, sampai hari ini masih ada beberapa kloter yang standby dan menggunakan Embarkasi Batam.

"Jadi masih ada lima kloter yang masih berada di Batam antaralain, kloter 17,18,19,20 dan 21," ungkapnya.

Dia mengungkapkan, walaupun jamaah haji yang bersangkutan berangkatnya beda kloter karena sakit, namun begitu sampai di tanah suci Mekkah akan digabungkan dengan kloter 15 (Singkawang dan Sintang).

Sementara itu, sebanyak 109 jamaah haji asal Kota Singkawang yang sudah berada di tanah suci Mekkah saat ini masih dalam kondisi sehat wal'afiat.

"Alhamdulillah kondisi jamaah haji masih dalam keadaan sehat," kata pendamping dari tim pembina haji daerah (TPHD), Arman Suyono.

Sekarang ini, katanya, 109 jamaah haji sudah memulai aktivitas ibadah haji salah satunya Sa'i.

"Ibadah Sa'i merupakan salah satu rukun umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki (berlari-lari kecil) bolak-balik 7 kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Kedua bukit yang satu sama lainnya berjarak sekitar 405 meter," jelasnya. (rud)