Umar Faruq: 35 Persen Pemilih Singkawang dari Generasi Milenial

Singkawang

Editor Admin Dibaca : 164

Umar Faruq: 35 Persen Pemilih Singkawang dari Generasi Milenial
Anggota KPU Singkawang Umar Faruq
SINGKAWANG, SP - Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Kota Singkawang, Umar Faruq mengatakan, generasi milenial menjadi kategori pemilih paling besar jumlahnya dalam Pemilu 2019 berdasarkan klasifikasi usia daftar pemilih tetap (DPT).

"Lebih dari 35 persen pemilih dalam DPT Kota Singkawang merupakan generasi muda yang terlahir antara tahun 1980 sampai 2000," kata Umar, Selasa (8/1).

Berdasarkan klasifikasi usia yang KPU petakan, pemilih dalam DPT Kota Singkawang itu jumlah terbesar yakni generasi milenial, lebih dari 35 persen. 

Pemilih dengan klasifikasi 20 tahun ke bawah ada 10,4 persen, sedangkan usia 21-30 tahun ada 25 persen. 

"Belum lagi klasifikasi usia dari 31-40 tahun, karena di sebagian usia ini masuk kategori milenial, maka jumlah pemilih generasi milenial itu hampir mendekati 40 persen,” ujarnya. 

Umar merincikan, pemilih dengan klasifikasi 20 tahun ke bawah, termasuk pemilih di bawah 17 tahun dengan alasan sudah atau pernah menikah, itu ada 10,4 persen. 

"Sementara usia 21-30 tahun 25 persen, usia 31-40 tahun 23,7 persen," ungkapnya.

Sedangkan usia 41-50 tahun ada 17,4 persen, usia 51-60 tahun ada 12,1 persen, dan pemilih dengan klasifikasi usia 60 tahun ke atas ada 11,5 persen.

Lebih rinci lagi, kalau berdasarkan akumulasi pemilih laki-laki dan perempuan, usia 20 tahun ke bawah ada 16.764 pemilih, usia 21-30 tahun 40.127 pemilih, usia 31-40 tahun ada 38.058 pemilih, usia 41-50 tahun 27.936 pemilih, usia 51-60 tahun 19.459 pemilih, dan usia 60 tahun ke atas ada 18.409 pemilih. 

"Sehingga jumlah DPT Kota Singkawang ada sebanyak 160.753 pemilih," jelasnya.

Dia menuturkan, guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019, KPU Kota Singkawang terus menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat. 

Adapun upaya yang telah dilakukan, antaralain, dengan sosialisasi ke pemilih pemula seperti di sekolah-sekolah, basis-basis komunitas warga, maupun segmen masyarakat lainnya.

Klasifikasi usia dalam Pemilu 2019 ini sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat oleh KPU Kota Singkawang. Hal terpenting adalah bagaimana tingkat partisipasi pemilih ini meningkat. 

"Maka dari itu kami giatkan sosisialisasi, dan kami juga akan menggerakkan basis-basis pemilih yang melibatkan dari unsur masyarakat. Sejak 7-16 Januari 2019," ucapnya.

KPU Singkawang juga membuka pendaftaran Relawan Demokrasi (Relasi), dimana nantinya mereka bergerak menyosialisasikan tentang kepemiluan. (rud)