Sutarmidji Buka Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang

Singkawang

Editor Admin Dibaca : 247

Sutarmidji Buka Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang
Pembukaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang
SINGKAWANG, SP - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji membuka perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, yang dipusatkan di Stadion Kridasana selama 17 hari, Minggu (3/2) malam. 

Pembukaan itu ditandai dengan pemukulan beduk yang dilakukan bersama-sama dengan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan, Sekretaris Daerah Singkawang, Sumastro, Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi serta Forkopimda. 

Acara yang diisi dengan tari-tarian, atraksi naga dan hiburan itu juga dihadiri mantan Wali Kota Singkawang Awang Ishak dan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili. 

Sutarmidji mengatakan, bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang yang kesekian kalinya ini sudah dikenal secara nasional maupun mancanegara. 

"Singkawang yang sudah dikenal sebagai kota pariwisata, harus banyak berkreasi dan berinovasi untuk memajukan daerah pariwisata di daerah ini," katanya. 

Maka dari itu, infrastrukturnya harus disiapkan. Kemudian, hotel bintang empat mudah-mudahan ada nanti di Singkawang. 

"Dan sekitar kawasan Singkawang juga harus diperbaiki," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, di tahun ini dirinya menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 1 juta sepanjang 2019.

"Kunjungan itu bisa diperoleh dari berbagai event yang salah satunya perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Apalagi perayaan ini sudah setiap tahun dirayakan," katanya. 

Pada malam ini, pembukaan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang sudah berjalan dengan lancar dan sekses. 

"Tentu ini berkat dukungan dari pemerintah provinsi khususnya kepada Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang bersedia untuk membuka perayaan tersebut," ujarnya. 

Tjhai Chui Mie juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, saling menghargai dan saling menjaga toleransi yang sudah Singkawang raih. 

"Dengan begitu, predikat ini bisa kita pertahankan setiap tahunnya sebagai kota tertoleran, mengingat untuk meraih predikat ini tidaklah mudah," ajaknya. 

Tjhai Chui Mie menegaskan, bahwa perbedaan yang ada di Kota Singkawang bukan untuk dibeda-bedakan, tetapi bertujuan untuk bersatu dalam memajukan Kota Singkawang. 

Dalam kesempatan itu pula, Tjhai Chui Mie meminta dukungan dari Gubernur dalam rangka pembangunan Bandara di Kota Singkawang yang rencananya akan dilakukan pencanangan pembangunan bandara oleh Menteri Perhubungan RI, pada tanggal 18 Februari 2019. (rud)