Perayaan Festival Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Resmi Ditutup

Singkawang

Editor Admin Dibaca : 430

Perayaan Festival Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Resmi Ditutup
Penutupan Cap Go Meh Singkawang
SINGKAWANG, SP - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalbar, Natalia Karyawati menutup secara resmi acara perayaan Festival Imlek dan Cap Go Meh yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Stadion Kridasana, Rabu (20/2) malam.

Acara perayaan yang berlangsung selama 17 hari ini ditutup dengan pemukulan gendang bersama-sama dengan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Sekretaris Daerah Singkawang, Sumastro, Ketua Harian Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi serta Forkopimda Singkawang.

Acara penutupan itu juga ditandai dengan pesta kembang api serta penyerahan Palkat dan Piagam kepada perusahaan sponsor dan 17 Paguyuban Adat Multietnis dan 53 Sanggar serta Komunitas Seni Budaya.

"Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang merupakan salah satu unggulan pariwisata di Kalimantan Barat. Karena event ini termasuk dalam seratus kalender of Event Nasional, sehingga event ini harus dipromosikan secara luas," kata Natalia.

Selain sebagai destinasi wisata Nasional, event Cap Go Meh juga diharapkan bisa menjadi destinasi wisata dunia. Sehingga, salah satu dari unsur untuk menuju ke arah dunia, maka event ini harus bisa memberikan suatu atraksi dan nilai budaya atau suatu unggulan budaya yang memang berbeda dengan kabupaten-kabupaten lainnya.

Natalia juga berharap, kepada kabupaten yang ada di Kalbar, bisa mencontoh Kota Singkawang melalui atraksi apapun yang kiranya sudah menjadi unggulan masing-masing daerah.

"Kalau Singkawang, kita promosikan sedikit saja sudah bisa menarik wisatawan. Jadi kita juga mengharapkan kabupaten-kabupaten lain bisa berbenah sehingga kunjungan wisatawan bukan hanya ke Singkawang, tetapi juga ke kabupaten-kabupaten lain," ujarnya.

Terlebih, Pemerintah Provinsi Kalbar akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur yang ada di Kalbar. Sehingga, akses ke daerah-daerah bisa ditempuh dengan cepat dan mudah.

"Karena potensi wisata kita baik alam maupun budaya sangat luar biasa," ungkapnya. (rud)