Pembelajaran Berbasis IT dan Multimedia Diluncurkan, Sekolah Diminta Siap

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 126

Pembelajaran Berbasis IT dan Multimedia Diluncurkan, Sekolah Diminta Siap
SINGKAWANG, SP - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meluncurkan pembelajaran berbasis IT dan Multimedia jenjang SD dan SMP, yang dipusatkan di SMP Negeri 3 Singkawang, Jumat (8/3).

"Seiring berkembangnya zaman, teknologi juga ikut berkembang. Bahkan perkembangannya pun kini sudah sangat massif dan hampir tidak bisa dijangkau dengan logika manusia," kata Tjhai Chui Mie. Perkembangannya pun, sudah menyentuh semua aspek kehidupan dan sangat berpengaruh pada pola pikir dan karakter anak bangsa.

"Termasuk dalam dunia pendidikan," ujarnya. Dengan emakin berkembangnya teknologi, maka cara atau model mengajar dan belajar dapat lebih maksimal. Guru tidak hanya menerangkan di depan, tetapi dapat langsung memberikan referensi, contoh dan gambaran secara langsung kepada murid.

Begitu juga dengan murid dalam mengakses pelajaran, tidak hanya dilakukan di kelas atau di sekolah, tapi dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun.

"Ditahun 2018 kemarin, Pemerintah Kota Singkawang telah meluncurkan media pelajaran Berbasis IT dan Multimedia kepada 7 Sekolah Dasar (SD) dan 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Singkawang, yang salah satunya di SMP Negeri 3 Singkawang," jelasnya.

Dia berharap, sekolah-sekolah yang telah mendapat sarana IT dan multimedia, harus siap dalam mengoperasikan sarana tersebut. "Karena ini merupakan salah satu langkah Pemkot Singkawang dalam meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran sekaligus menuju Revolusi Teknologi 4,0 yang ditargetkan Bapak Presiden RI," katanya.

Namun disamping bermanfaat, menurutnya, teknologi juga dapat berdampak negatif jika salah dalam menggunakan atau kurangnya bimbingan serta pengawasan. Kepada anak-anak, pesannya, sikapi perkembangan teknologi ini dengan bijak dan tepat sasaran.

"Jangan sampai teknologi yang harusnya mensejahterakan kita, malah menjadi penghancur bagi kita," tuturnya.

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib mengatakan, jika program ini merupakan komitmen ibu Wali Kota dalam rangka bagaimana mempersiapkan generasi millenial menuju revolusi teknologi 4.0.

"Sehingga kita pun menyambutnya dengan mempersiapkan sebanyak 14 unit perangkat untuk pembelajaran berbasis IT itu untuk 14 sekolah yang terdiri dari 7 SD dan 7 SMP," katanya.  

Setelah para siswa dibina dan dilatih tentang bagaimana cara proses pembelajaran melalui IT, barulah hari ini (kemarin,red) dilakukan peluncuran.

"Untuk satu perangkat itu, bisa diakses programnya sebanyak 500 orang. Artinya, satu perangkat bisa diakses oleh satu sekolah," ujarnya. Dalam program itu, terdapat latihan-latihan soal, informasi pengayaan-pengayaan atau materi yang pas dengan materi K-13.

"Jadi ibu Wali berpesan, proses pembelajaran berbasis IT ini terus dipantau, jika memang perkembangannya nanti bagus maka akan beliau tambah perangkatnya untuk sekolah-sekolah yang belum menerapkan," ungkapnya.      

Mengingat, penerapan ini baru dilakukan 14 sekolah sebagai percontohan. Kedepan (tahun ini), akan Pemkot Singkawang tambah perangkatnya sebanyak 17 unit. 

"Tujuannya, supaya Singkawang tidak tertinggal bahkan bisa bersaing dengan daerah-daerah lain," jelasnya. 
Apalagi untuk SD dan SMP di Kota Singkawang tahun ini, terus diupayakan untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK.

"Salah satu progresnya adalah untuk mengurangi penggunaan kertas. Disisi lain, tingkat kebocoran soal juga akan lebih kecil, karena setiap murid akan mendapatkan soal yang berbeda," katanya. (rud/jek)    

Kebutuhan Setiap Daerah
 

Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra mengatakan, seiring berjalannya waktu dengan perkembangan pesat dunia IT, sudah menjadi kebutuhan setiap daerah dalam memperkenalkan IT dan Multimedia kepada masyarakatnya terutama untuk anak-anak sekolah. "Apalagi sekarang sudah dikenalkan revolusi teknologi 4.0," katanya.

Sehingga, penguasaan IT dan Multimedia sudah menjadi keharusan dalam peningkatan SDM, dimana dalam semua gerakan sudah berjalan sangat cepat.

"Dan ini sudah masuk dalam semua lini dan semua aspek, baik perekonomian, pertahanan, politik dan lain-lain," ujarnya. Berkaitan dengan perkembangan dunia IT dan Multimedia, harus terus digenjot dan dijadikan skala prioritas dalam pembangunan manusia Indonesia. (rud/jek)